Merasa Pernah Senasib, Dedi Mulyadi Bantu Bocah Penjual Jalangkote Korban "Bullying"

Kompas.com - 18/05/2020, 19:01 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi saat menelepon orangtua Rz, bocah penjual jalangkote yang menjadi korban bullying, Senin (18/5/2020). handoutWakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi saat menelepon orangtua Rz, bocah penjual jalangkote yang menjadi korban bullying, Senin (18/5/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah video yang menampilkan aksi perundungan sekelompok orang dewasa kepada seorang anak berkebutuhan khusus yang diketahui berinisial Rz (12) beredar di media sosial.

Dalam video aksi "bullying" yang diketahui terjadi di sebuah lapangan di Kelurahan Bonto bonto, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan itu, Rz terlihat mendapatkan kekerasan fisik.

Selain dipukul, Rz penjual jalangkote juga dibanting oleh orang yang usianya jauh lebih tua.

Baca juga: Jadi Korban Perundungan, Bocah Penjual Jalangkote Dapat Bantuan Sepeda

Meskipun demikian, anak yang biasa menjual jalangkote untuk membantu keuangan keluarganya itu tak melawan perbuatan orang yang melakukan perundungan.

Perundungan terhadap Rz di Bonto-bonto mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali dari Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) Dedi Mulyadi.

"Saya berusaha menguatkan mereka (Rz dan orangtuanya) dan saya memberikan sedikit bantuan," kata Dedi melalui telepon, Senin (18/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dedi mengaku sangat terenyuh melihat video tersebut. Sebab, dia pernah merasakan bagaimana sulitnya berjualan es sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar dulu.

"Perlu keberanian untuk berjualan seperti itu, apalagi ditambah jadi korban bully," kata Dedi sambil terisak menahan tangis.

Setelah berbicara dengan orangtuanya lewat video, Dedi mengetahui bahwa Rz terpaksa berjualan untuk membantu ekonomi keluarga.

Oleh karena itu, Dedi langsung memberikan bantuan kepada Rz dan orangtuanya.

Bantuan tersebut berupa modal usaha bagi orangtuanya dan sebuah sepeda baru untuk Rz, agar ia lebih semangat membantu keluarganya.

"Bantuan itu saya sampaikan langsung kepada Rz dan orangtuanya setelah saya telepon mereka," akunya.

Melalui sambungan telepon, orangtua Rz hanya bisa membalas pemberian Dedi Mulyadi dengan ucapan terima kasih.

Ada pun proses hukum kepada pelaku perundungannya, Dedi menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Ia berharap, kasus yang menimpa Rz dapat memberikan efek jera bagi para pelaku perundungan di Indonesia.

Sementara itu, Muhammad Said, paman dari Rz mengatakan, atas desakan masyarakat sekitar, orangtua Rz saat ini telah melaporkan aksi perundungan yang menimpa anaknya ke kepolisian.

"Pagi ini kita sudah buat laporan ke polisi. Orangtuanya sudah diperiksa sebagai saksi," tutur Said.

Said menjelaskan, keponakannya tidak hanya sekali saja mendapat perundungan.

"Ada tiga video, orangnya beda-beda," ungkapnya.

Sebagai barang bukti, orangtua Rz tidak hanya menyertakan video-video perundungan. Said mengatakan pihaknya juga menyertakan hasil visum.

"Dari hasil visum ada lecet di lengannya. Kalau dipegang lengan kirinya dia teriak kesakitan," tuturnya.

Baca juga: 5 Fakta Baru Kasus Perundungan Bocah Penjual Jalangkote, Sang Ayah Maafkan Pelaku, tapi...

Said berharap pihak kepolisian memproses hukum orang-orang yang melakukan perundungan terhadap keponakannya, Rz.

"Kami sepakat keluarga bersama masyarakat proses hukumnya tetap berjalan. Harapan kami kejadian ini tidak berulang dan ada efek jera bagi para pelaku. Semua warga mendukun proses hukum harus berjalan. Apalagi daerah kami ini daerah terpencil," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.