Bupati Sumedang Minta Warga Takbiran dan Shalat Idul Fitri di Rumah Saja

Kompas.com - 18/05/2020, 18:47 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. DOK. Humas Setda Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. DOK. Humas Setda Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir melarang warga untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan terbuka.

Dony meminta warga melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah saja.

Tak hanya shalat Idul Fitri, untuk takbiran pun bupati meminta warga tidak melaksanakannya di masjid.

"Alasan ini mengingat, di Kabupaten Sumedang banyak pemudik dan kasus Covid-19 masih terus bertambah," ujar Dony kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Senin (18/5/2020) malam.

Baca juga: 3 Pemudik Positif Corona, Bupati Sumedang Minta Perbatasan Diperketat

Dony mengatakan, terkait hal ini sudah dibahas bersama unsur Forkopimda, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumedang, dan ormas Islam.

Musyawarah itu membahas Fatwa MUI Nomor 28/2020 tentang Kaifiat (tata cara) takbir dan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Kesimpulannya, kata Dony, warga di Sumedang melaksanakan takbiran dan Shalat Idul Fitri di rumah saja.

Dony menuturkan, MUI dan ormas Islam di Sumedang sepakat untuk takbiran dan shalat Idul Fitri ini tidak dilaksanakan di masjid dan lapangan terbuka.

"Shalat Id, bisa di lapangan, bisa di masjid, dan bisa di rumah. Semua bergantung kepada ahli yang kredibel dalam menentukan zona penyebaran virusnya. Baik itu zona merah, kuning, dan hijau. Apakah di daerahnya terkendali atau tidak," tutur Dony.

Dony menyebutkan, setelah dibahas bersama para pemuka agama, kebijakan yang telah dikeluarkan masih tetap diberlakukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X