Evaluasi PSBB Jabar, Level Pengawasan Tak Kendor Jelang Idul Fitri, Ini Kata Ridwan Kamil

Kompas.com - 18/05/2020, 18:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pengawasan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjelang hari raya Idul Fitri, tidak mengendor.

Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar tersebut, bahkan meminta aparat keamanan untuk lebih intesif dalam melakukan pemantauan akivitas warga. 

"Kami minta kepada Kapolda dan Pangdam agar lakukan siaga satu. Dari semua waktu ini, adalah minggu ini, dari sekarang sampai Lebaran, karena potensi lalu lintas akan naik. Kita monitor dalam satu dua hari, orang belanja berbondong-bondong di pasar dan sebagainya. Ini jangan sampai keberhasilan Jabar di PSBB ini akan terganggu oleh dinamika jelang Lebaran," kata Kang Emil, Senin (18/5/20200, dilansir dari Antara.  

Baca juga: Evaluasi PSBB Jawa Barat, 50 Persen Wilayah Jabar Zona Merah

Sebelumnya, Emil membeberkan, hasil evaluasi pelaksaan PSBB Jawa Barat secara umum hasilnya cukup positif.

Emil merujuk kepada jumlah pasien di rumah sakit yang menurun sejak akhir April, angka kematian menurun, serta tingkat kesembuhan naik dua kali lipat.

Terkait hal itu, Emil mengucapkan terima kasih kepada dokter dan tenaga kesehatan karena telah berhasil melaksanakan tugasnya. 

"Sehingga jumlah kasur atau bed di fasilitas kesehatan hanya dipakai 30 persen di Jabar ini. Jadi beban di rumah sakit menurun, hanya 30 persen yang digunakan untuk merawat orang sakit," katanya, dilansir dari Antara.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X