Anggota DPRD yang Tawari Korban Pemerkosaan Rp 500 Juta Dilaporkan ke Badan Kehormatan

Kompas.com - 18/05/2020, 17:21 WIB
NH (tengah) saat memberikan klarifikasi dengan didampingi tim advokasi hukum Partai Nasdem Gresik di kantor Partai Nasdem Gresik, Kamis (14/5/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHNH (tengah) saat memberikan klarifikasi dengan didampingi tim advokasi hukum Partai Nasdem Gresik di kantor Partai Nasdem Gresik, Kamis (14/5/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - NH, oknum anggota DPRD Gresik yang sempat ditengarai ikut campur dalam dugaan kasus pencabulan MD (16) oleh SG (50), dilaporkan oleh kuasa hukum korban kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik, Senin (18/5/2020).

Dalam agenda ini, NH dilaporkan atas tuduhan turut campur dalam mempengaruhi kasus hukum yang sedang terjadi.

Kendati NH sempat menolak, dengan mengatakan dirinya hanya ingin membantu atas inisiatif sendiri supaya diselesaikan secara kekeluargaan, lantaran korban dan pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan.

Namun, klarifikasi yang sempat disampaikan NH di Kantor DPD Nasdem Gresik dalam kesempatan sebelumnya itu dibantah oleh kuasa hukum korban Abdullah Syafi'i.

Baca juga: Anggota DPRD yang Tawarkan Rp 500 Juta ke Korban Pemerkosaan Marahi Terduga Pelaku

Syafií mengganggap NH telah lebih dulu menjalin komunikasi dengan pelaku, sebelum dirinya menemui keluarga korban dan sempat menjanjikan imbalan senilai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar kepada korban dan keluarganya.

"Karena pasti sudah berkomunikasi lebih dulu dengan pelaku. Dalam hal ini dia (NH) pantas dianggap makelar kasus," ujar Syafi'i, saat mendampingi korban dan keluarganya melapor ke DPRD Gresik, Senin (18/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain didampingi keluarga dan kuasa hukum, korban juga didampingi perwakilan dari lembaga Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA).

Dalam agenda ini, mereka diterima langsung oleh salah seorang Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim.

Tidak hanya berkas laporan, namun pelapor juga memberikan bukti percakapan NH pada saat itu yang disimpan dalam bentuk Compact Disk (CD).

Dengan harapan, dapat dijadikan barang bukti untuk melakukan sidang kode etik terhadap NH.

"Sebagai anggota dewan, harusnya dia (NH) paham etika dalam penegakan hukum," kata Syafi'i.

Sementara, Wakil DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, pihaknya menerima aduan ini dan akan melihat serta mempelajari kebenaran yang ada.

Dengan surat aduan bakal langsung diteruskan kepada yang memiliki kewenangan, dalam hal ini Badan Kehormatan DPRD Gresik.

"Sesuai aturan tata tertib dewan, NH akan diproses sesuai kode etik dewan. Paling lambat awal Juni sudah ada tindak lanjut, mengingat para anggota dewan saat ini masih ada melakukan sosialiasi Perbup PSBB di masing-masing dapilnya," ucap Nurhamim.

Seperti diberitakan sebelumnya, nama NH sempat ikut dalam pusaran kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh SG (50) terhadap MD (16), lantaran NH sempat menemui keluarga korban dan menjalin komunikasi, meminta agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca juga: Merasa Kasihan, Alasan Anggota DPRD Tawarkan Rp 500 Juta ke Korban Pemerkosaan

Saat itu, NH mengakui sempat menawarkan nominal Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar kepada korban lantaran kasihan, dengan nilai itu akan dimintakan kepada SG jika keluarga korban dan MD setuju bila kasus diselesaikan secara kekeluargaan.

Belakangan NH kemudian memberikan klarifikasi kepada media, bila dirinya melakukan hal tersebut atas inisiatif sendiri, dengan mengatakan jika Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar yang sempat ditawarkan merupakan sawah atau aset tanah milik pelaku yang bakal ia mintakan apabila keluarga korban menyetujui tawaran itu.

Namun, tawaran itu ditolak oleh keluarga korban, karena mereka berkeinginan kasus tetap diproses sesuai hukum.

Saat ini, pelaku (SG) tengah menjalani pemeriksaan dan dilakukan penahanan di Mapolres Gresik atas dugaan kasus yang telah dilakukan terhadap korban (MD).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.