Puskesmas Tamansari Jadi Klaster Lokal Baru Corona di Tasikmalaya

Kompas.com - 18/05/2020, 15:19 WIB
Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya ditutup selama 14 hari ke depan setelah 4 pegawainya terpapar corona, Senin (18/5/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPuskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya ditutup selama 14 hari ke depan setelah 4 pegawainya terpapar corona, Senin (18/5/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 4 orang pegawai Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya terpapar corona akibat satu pasien positif corona sengaja berobat ke tempat itu. Kini Puskemsas Tamansari disebut sebagai klaster lokal baru.

Para tenaga medis di puskesmas itu tak menduga ada seorang pasien positif corona yang tak diketahui telah kontak erat selama menjalani pengobatan.

"Kita sekarang harus lebih waspada, karena kuat dugaan terpaparnya pegawai Puskesmas Tamansari (Kota Tasikmalaya) sebagai klaster lokal baru," jelas Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Puskesmas Tamansari Tasikmalaya Ditutup Sementara

Sampai sekarang, lanjut Ivan, pihaknya terus melakukan tracing dan memeriksa seluruh pegawai rumah sakit yang berjumlah 64 orang dengan rapid test dan swab.

Mereka juga saat ini sedang menjalani isolasi mandiri setelah seluruh pegawai puskesmas diliburkan selama kantornya ditutup 14 hari ke depan.

"Mereka sudah dirumahkan dan diminta isolasi mandiri. Puskesmas pun sementara ini ditutup sampai dua pekan ke depan," ujar Ivan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ivan pun meminta masyarakat Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, yang hendak berobat bisa pergi ke puskesmas terdekat untuk sementara waktu.

Pemkot Tasikmalaya pun meminta kepada seluruh masyarakat khususnya warga Tamansari supaya tak mendekati bangunan puskesmas sementara waktu untuk menghindari penyebaran Covid-19 di tempat itu.

"Kita juga mengimbau kepada warga setempat untuk menjauhi bangunan puskesmas semasa sterilisasi oleh petugas. Hindari bahaya," imbaunya.

Puskesmas ditutup

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya menutup total seluruh kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, mulai hari ini, Senin (18/5/2020).

Penutupan instansi kesehatan masyarakat per kecamatan itu setelah empat pegawainya dinyatakan reaktif corona hasil awal rapid test.

"Ya, kita tutup total selama 14 hari ke depan pelayanan di Puskesmas Tamansari. Penutupan ini setelah diketahui 4 pegawainya termasuk 2 di antaranya perawat yang reaktif Covid-19 hasil rapid test," jelas Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan, Senin siang.

Budi menambahkan, terpaparnya pegawai puskesmas berawal dari seorang pasien yang memeriksakan diri ke Puskesmas Tamansari beberapa waktu lalu.

Setelah ditelurusi oleh tim medis gugus tugas, pasien itu dinyatakan positif Covid-19.

Dari kejadian itu, beberapa petugas Puskesmas Tamansari ikut terpapar corona dan diduga sebagai klaster lokal pertama di Kota Tasikmalaya.

"Ada penambahan dari Puskesmas Tamansari. Kita tutup karena sudah ada yang positif," ujar Budi.

Baca juga: Pemudik yang Nekat ke Tasikmalaya Akan Dipulangkan ke Daerah Asal

Selama ditutup, petugas akan melalukan sterilisasi di puskesmas itu dan para pegawai juga telah diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

Sampai sekarang, pihaknya telah melakukan tes swab kepada sekitar 63 pegawai Puskesmas Tamansari.

"Mudah-mudahan hasilnya cepat diketahui," harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.