Kompas.com - 18/05/2020, 14:59 WIB
Aparat gabungan menjga jalan di Jembatan Overtom Jl. Samratulangi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Langkah ini dilakukan sebagai realisasi pembatasan aktifitas masyarakat sejak pukul 14.00 hingga 06.00 wit, Kota Jayapura, Papua, Senin (18/5/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIAparat gabungan menjga jalan di Jembatan Overtom Jl. Samratulangi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Langkah ini dilakukan sebagai realisasi pembatasan aktifitas masyarakat sejak pukul 14.00 hingga 06.00 wit, Kota Jayapura, Papua, Senin (18/5/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Satgas Penanganan Covid-19 Papua mulai memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Jayapura sejak pukul 14.00 hingga 06.00 WIT.

Aturan tersebut mulai diberlakukan sejak Minggu (17/5/2020) dan penjagaan 16 ruas jalan dilakukan sejak Senin (18/5/2020).

"Ada 16 titik yang dilaksanakan (penjagaan), untuk hari pertama kami masih mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, baik dari gubenur dan wali kota," ujar Kapolresta Jatapura AKBP Gustaf Urbinas, di Jayapura.

Pada pelaksanaannya, hampir di seluruh titik penjagaan terjadi penumpukan kendaraan yang cukup panjang.

Baca juga: Gelar Buka Bersama 187 Kades, Bupati Pamekasan Dituding Langgar Maklumat Kapolri

Seperti yang terjadi di Jembatan Overtom, Jalan Sam Ratulangi yang berada di pusat Kota Jayapura.

Di titik tersebut, antrean kendaraan cukup panjang.

Pengendara motor yang tidak menggunakan masker langsung mendapat teguran dan warga yang dianggap tidak memiliki keperluan yang mendesak dipaksa untuk pulang.

Gustaf menuturkan, pada 22 Mei 2020, aparat tidak lagi memberi kelonggaran bagi warga yang masih beraktivitas di atas pukul 14.00 WIT.

"22 Mei kami lebih tegas dan tidak ada lagi kelonggaran," kata dia.

Warga yang boleh melintas hanya mereka yang sedang pulang bekerja dan membawa surat tugas atau mereka yang memiliki kepentingan mendadak, seperti harus ke rumah sakit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X