"Alhamdulillah Bantuan Sembako Ini Sangat Berarti bagi Kami Masyarakat Pulau Terdepan"

Kompas.com - 18/05/2020, 10:38 WIB
Ditengah mewabahnya pandemi corona atau covid-19 di tanah air, khususnya di Pulau-pulau terdepan yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) tetap bisa merasakan bantuan sosial berupa paket sembako. KOMPAS.COM/HADI MAULANADitengah mewabahnya pandemi corona atau covid-19 di tanah air, khususnya di Pulau-pulau terdepan yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) tetap bisa merasakan bantuan sosial berupa paket sembako.

BATAM, KOMPAS.com - Di tengah mewabahnya pandemi corona atau Covid-19 di tanah air, pulau-pulau terdepan yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) tetap bisa merasakan bantuan sosial berupa paket sembako.

Hal ini setelah jajaran Polda Kepri menggelar bakti sosial Polri Peduli Covid-19 di wilayah Provinsi Kepri yang menyisir sejumlah pulau terdepan.

Halimah (56), warga Ngenang kepada Kompas.com menyampaikan Terima kasih atas bantuan ini. Karena, sejak mewabahnya Covid-19 ini, anak-anaknya tidak lagi bisa melaut.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Mei 2020

Hal ini karena hasil laut yang mereka dapat sulit untuk dijual, sehingga untuk belanja sehari-hari mereka kesulitan karena tidak lagi memiliki uang.

"Untuk melaut kan kami perlu modal, semantara hasil lautnya tidak bisa dijual. Ya, tentunya uangnya tidak muter. Awal-awal bisa bertahan dengan makan ikan, namun lama kelamaan untuk membeli beras kami tidak memiliki uang lagi. Makanya dengan bantuan paket sembako ini sangat berarti sekali," kata Halimah ditemui di Pulau Ngenang, Minggu (17/5/2020) sore kemarin.

Diakuinya, paket sembako dari pemerintah memang ada, namun perlahan sudah mulai habis dan dengan bantuan dari Polda Kepri ini setidaknya mempu memberikan harapan untuk ke depannya.

Senada juga diungkapkan Pian (46), warga Pulau Belakang Padang yang mengaku bantuan paket sembako ini sangat berarti bagi dirinya dan warga pulau lainnya.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan dan penambang speed boat ini mengaku sejak pandemi corona melanda, jangan kan untuk mencari uang minyak, untuk bisa dapat makan sehari-hari saja itu sudah sangat bersyukur sekali.

"Biasanya kalau sepi melaut, saya nambang speed boat. Tapi kali ini semua pada sepi. Bisa dapat makan sehari-hari saja sudah sangat-sangat berayukur sekali," kata Pian ditemui usai menerima bantuan paket sembako dari Polda Kepri, Minggu (17/5/2020).

Pian mengaku saat ini masyarakat Pulau Terdepan seperti pulau Balakang Padang yang berhadapan langsung dengan Singapura ini sangat-sangat berharap sekali adanya bantuan sembako seperti ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X