Hari Pertama PSBB di Malang Raya, Pasar Ramai Abaikan Aturan

Kompas.com - 17/05/2020, 19:43 WIB
Kondisi Pasar Madyopuro Kota Malang di hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Malang, Minggu (17/5/2020). Dokumen Warga TaufiqKondisi Pasar Madyopuro Kota Malang di hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Malang, Minggu (17/5/2020).

MALANG, KOMPAS.com – Belum semua pasar di Kota Malang mengikuti aturan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Masih ditemui pasar yang tidak menjalankan physical distancing sesuai dengan pasal 13 Peraturan Wali Kota Malang nomor 17 tahun 2020 tentang pedoman PSBB.

Padahal, PSBB di Malang Raya, termasuk Kota Malang sudah efektif sejak hari ini, Minggu (17/5/2020).

Baca juga: Pemprov Jatim Berikan Bantuan Rp 58,9 M untuk PSBB Malang Raya

Taufiq, salah satu pembeli di Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang mengatakan, situasi di pasar itu padat layaknya tidak ada penerapan PSBB.

Aktivitas di pasar normal seperti biasanya. Tidak ada sistem ganjil genap untuk physical distancing seperti yang tertuang dalam Perwali.

“Tetap berjualan. Ramai seperti tidak ada PSBB,” katanya melalui pesan singkat kepada Kompas.com.

Berbeda dengan Pasar Gadang dan Pasar Sukun. Dua pasar itu sudah menerapkan sistem ganjil genap untuk physical distancing. Setiap hari hanya ada separuh pedagang yang berjualan.

Pengelola Pasar Sukun, Agus Achmad Saikhu mengatakan, jumlah pedagang di pasar itu sebanyak 110 orang.

Namun, dengan sistem ganjil genap, hanya ada separuh yang berjualan dengan cara bergantian.

“Kita sosialisasikan sejak Kamis (14/5/2020), pedagang mendukung dan mau menerima peraturan ini,” katanya.

Baca juga: Kampung Tangguh Dimaksimalkan untuk Dukung Penerapan PSBB Malang Raya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X