Kompas.com - 17/05/2020, 16:23 WIB
Ilustrasi mayat bayi KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIIlustrasi mayat bayi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Warga yang beraktivitas di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu ( TPST) Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi kembar berjenis kelamin perempuan.

Keduanya ditemukan terkubur tumpukan sampah.

"Iya benar bayi ditemukan tadi sekitar jam 10 (WIB) kondisi bayinya kembar perempuan ari-ari masih jadi satu," kata Ketua Paguyuban Warga TPST Piyungan, Maryono, saat dihubungi wartawan, Minggu (17/5/2020). 

Baca juga: Mayat Bayi dalam Karung, Diberi Pewangi dan Dikira Paket Kiriman

Dijelaskannya, bayi itu ditemukan oleh Tumiyem, salah seorang pemulung yang sedang mengais sampah.

Awalnya kepala bayi dulu yang muncul, setelah didekati ternyata dua bayi kembar.

Setelah penemuan itu, Tumiyem langsung menghubungi pihak pengelola. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendapat laporan itu pihak pengelola langsung melaporkan ke puskesmas dan Polsek Piyungan. Setelah diperiksa, mayat bayi dimakamkan di Pemakaman Ngablak, Desa Sitimulyo.

"Katanya petugas bayi waktu dibuang baru 4 jam yang lalu. Mungkin dibuangnya masih hidup tadi waktu diperiksa kurang lebih 4 jam yang lalu," ucap Maryono. 

Baca juga: Mayat Bayi Terbungkus Handuk Ditemukan di Bak Sampah di Ambon

Dihubungi terpisah, Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono membenarkan penemuan bayi kembar di TPST Piyungan.

"Memang betul dan hal ini ditangani Polsek Piyungan," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono melalui pesan singkat.

Kanit Reskrim Polsek Piyungan Iptu Wahyu Tri Wibowo mengatakan, masing-masing bayi memiliki berat badan 2,7 kg dan memiliki panjang  47 serta 48 sentimeter. Ada luka di hidung bayi itu diduga luka saat dilahirkan.

Dugaan sementara bayi itu dibuang oleh orang tuanya dan pihak kepolisian masih memburu pelaku.

"Dari keterangan sementara, bayi kembar itu ditemukan dari tumpukan sampah yang dibongkar dari dump truck dari wilayah Kota Yogya," kata Wahyu kepada wartawan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X