Rombongan Jemaah Tablig dari Bangladesh Paksa Masuk Gorontalo Meski Dihadang Petugas

Kompas.com - 17/05/2020, 15:51 WIB
Salah satu anggota Jamaah Tablig yang baru datang dari Bangladesh saat diperiksa di pintu masuk perbatasan di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (16/5/2020). 7 orang tersebut diketahui hasil rapid test reaktif dan sedang dikarantina di rumah sakit ZUS Gorut KOMPAS.COM/ISTSalah satu anggota Jamaah Tablig yang baru datang dari Bangladesh saat diperiksa di pintu masuk perbatasan di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (16/5/2020). 7 orang tersebut diketahui hasil rapid test reaktif dan sedang dikarantina di rumah sakit ZUS Gorut

GORONTALO, KOMPAS.com – Sebuah video yang berisi rekaman sejumlah orang anggota jemaah tabligh yang baru datang dari Bangladesh memaksa masuk di Atinggola, perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara, beredar di media sosial.

Padahal, Gorontalo masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Rombongan jemaah tabligh dari Bangladesh itu diperkirakan masuk Gorontalo melalui Manado, Sulawesi Utara.

Perjalanan manado ke Gorontalo ditempuh melalui jalan darat karena di Gorontalo diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Baca juga: Hindari Pos Pemeriksaan PSBB, 4 Orang Susuri Gunung dan Sungai untuk Masuk Gorontalo

Dalam rekaman yang berdurasi 36 detik ini mereka memaksa untuk bisa masuk ke Gorontalo meskipun dihadang petugas gabungan.

Salah seorang dari mereka dengan mengenakan jubah dan surban mengatakan bahwa jamaah ini dari luar negeri tanpa ongkos pemerintah.

Bahkan mereka mengaku mencarter pesawat untuk ke Jakarta.

Dalam video ini beberapa petugas menghadapi mereka dengan menjaga jarak, sejumlah mobil terlihat mengedipkan lampunya, salah satunya terlihat sebagai mobil ambulans.

Kejadian ini diperkirakan berlangsung pada Minggu (17/5/2020) dini hari tadi.

Dari sejumlah informasi, para anggota Jemaah Tabligh ini akhirnya diperbolehkan masuk ke Provinsi Gorontalo setelah ada izin dari Bupoati Gorontalo Utara, Indra Yasin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X