Kompas.com - 17/05/2020, 15:37 WIB
Acara pelantikan kepala sekolah oleh Wali Kota Madiun, Maidi, Jumat (15/5/2020). Dok. Humas Pemkot MadiunAcara pelantikan kepala sekolah oleh Wali Kota Madiun, Maidi, Jumat (15/5/2020).

"Masak dilantik di kebun menggunakan jas kan tidak cocok. Jadi pakainnya menyesuaikan khas petani," kata Maidi.

Kebun direnovasi untuk difungsikan

Baca juga: Ini Pengakuan Anggota DPRD Madiun yang Terciduk Polisi Saat Razia Balap Liar

Pada kesempatan tersebut, Maidi menceritakan pula proses merenovasi kebun itu dengan memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai di sekolah dalam satu tahun terakhir.

"Setelah saya jadi wali kota saya perintahkan seluruh bongkaran sekolah seperti kayu dan genting dengan kualitas bagus semua dibawa ke sini,” ujar Maidi.

Hal ini dikarenakan, setelah bongkaran sekolah biasanya bahan-bahan seperti kayu jati yang sudah langka sering hilang, maka lebih baik dimanfaatkan.

Selain untuk renovasi, ia mengungkapkan, bahan-bahan tersebut nantinya dikumpulkan untuk dijadikan gazebo yang dipasang di berbagai dinas.

Baca juga: Ini Pengakuan Anggota DPRD Madiun yang Terciduk Polisi Saat Razia Balap Liar

"Mulai dari ban mobil dinas, kayu yang tidak dipakai dipermak jadi bahan yang bagus" kata Maidi.

Karena banyak berasal dari barang bekas, menurutnya, kebun tersebut nantinya bisa dijadikan wisata daur ulang di Kota Madiun.

“Meja dan kursi yang ada di kebun merupakan daur ulang kayu bekas dari sekolah-sekolah di Kota Madiun,” sambung Maidi.

Selain itu, Maidi mengatakan, lokasi tersebut nantinya juga akan difungsikan menjadi bumi perkemahan Kota Madiun sekaligus alternatif wisata agro.

Baca juga: Tertangkap Saat Razia Balap Motor Liar, Anggota DPRD Madiun: Saya Cari Sahur

“Lengkap dengan wisata buah mulai jeruk hingga klengkeng sehingga masyarakat tidak perlu ke daerah pegunungan yang berisiko tinggi,” ujar Maidi.

Orang nomer satu di Kota Pendekar ini juga berharap kebun yang berada di samping PDAM itu dapat menjadi wisata edukasi di Kota Madiun agar warga yang datang untuk berkunjung merasa lebih nyaman.

“Pemerintah kota (Pemkot) Madiun telah menyiapkan gazebo dan jalan keliling kebun yang bisa dilalui kendaraan bermotor,” katanya.

Sementara itu, ia mengatakan untuk menata kebun tersebut, Pemkot Madiun tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca juga: Fakta Anggota DPRD Madiun Diduga Terlibat Judi Balap Liar, Usia 24 Tahun dan Dikenakan Wajib Lapor

Ia berharap seluruh pelaku dunia pendidikan di Kota Madiun dapat memanfaatkan kebun itu untuk aneka kegiatan anak-anak sekolah. (ADV)

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X