Pemprov Jatim Berikan Bantuan Rp 58,9 M untuk PSBB Malang Raya

Kompas.com - 17/05/2020, 07:35 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers di Bakorwil III Malang, Sabtu (16/5/2020) malam. KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers di Bakorwil III Malang, Sabtu (16/5/2020) malam.

MALANG, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan bantuan sosial sebesar Rp 58,9 miliar untuk Malang Raya yang sedang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah sebaran virus corona penyebab Covid-19.

Bantuan itu terdiri dari lima jenis bantuan.

Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) sebesar Rp 7.498.640.000, bantuan sembako Rp 569.600.000, dapur umum Rp 636.800.000, bantuan jaring pengaman sosial (JPS) sebesar Rp 42.000.000.000 dan suplemen bantuan pangan non tunai (BPNT) sebesar Rp 8.261.700.000.

Total kumulatif bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang sebesar Rp 58.966.740.000 atau Rp 58,9 miliar.

Baca juga: Aturan PSBB Malang Raya, Pemkot Malang Izinkan Shalat Id, asal...

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, nilai bantuan sosial dari pemerintah provinsi ini diperkirakan masih akan terus bertambah karena ada berbagai jenis bantuan yang memungkinkan akan mengalami penambahan.

“Total (bantuan sosial) sampai dengan malam ini Rp 58,9 miliar. Proses ini akan berjalan dinamis, karena support untuk alkes di rumah sakit rujukan tetap berjalan, tentu dapur umum berjalan,” kata Khofifah, dalam konferensi pers di Bakorwil III Malang, Sabtu (16/5/2020) malam.

Khofifah menuturkan, bantuan dari pemerintah provinsi sebagai penopang bantuan yang didistribusikan oleh pemerintah pusat.

Seperti bantuan jaring pengaman sosial (JPS) yang akan diberikan kepada warga terdampak yang tidak terdata dalam penerima bantuan dari pemerintah pusat yang meliputi PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai, Perluasan Bantuan Pangan Non-Tunai, Bantuan Sosial Tunai, BLT Dana Desa dan Kartu Pra Kerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X