Kompas.com - 17/05/2020, 04:24 WIB
Ilustrasi garis polisi. SHUTTERSTOCKIlustrasi garis polisi.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bripka HE (47) menembak istrinya, HT (42) dan anggota TNI Serda HA (46) yang sedang berduaan di rumahnya di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Hari itu, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 22.30 WITA, HE baru pulang dari bertugas di Makassar. Saat tiba di rumah, ia melihat sepeda motor asing terparkir di dekat rumahnya.

Karena curiga, ia diam-diam masuk ke rumah dengan memanjat pagar dan mendapati lampu ruang tengah dipadamkan.

Baca juga: Kasus Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI, Berawal dari Melihat Berduan di Kamar

Ia kemudian masuk ke dalam kamar utama yang lampunya juga dimatikan. HE terkejut saat mendapati sang istri berduaan dengan Serda HA di dalam kamar.

Karena kesal, HE lalu menembakkan pistol ke arah istri dan HA.

HA terkena dua tembakan di dada dan paha. Sedangkan sang istri terluka tembak di bagian paha. Saat itu, mereka berdua sempat ingin merebut pistol yang dibawa HE.

Setelah menembak HT dan HA, HE menyerahkan diri ke Provos. Ia kemudian di tahan di Rutan Polda Sulsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Anggota TNI dan Istri Polisi yang Ditembak Ternyata Pernah Pacaran

Cinta lama sang istri

Ilustrasi cintaTeraphim Ilustrasi cinta
HT dan HA masih memiliki hubungan kekerabatan. Namun saat masih muda, mereka berdua sempat menjalin kasih.

"Memang ketika muda, sebelum menikah, mereka mantan pacar. Namun tidak sempat menikah, malah yang melamar duluan pelaku saat itu," kata Kapoda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe kepada wartawan di Makassar, Jumat (15/5/2020).

HT kemudian menikah dengan HE. Mereka memiliki empat orang anak. Selama menikah, Bripka HE hidup harmonis dengan sang istri.

Baca juga: Polisi yang Tembak Istri dan Anggota TNI Ditetapkan Tersangka

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X