Kabur Saat Dikarantina, Pasien Positif dan OTG Dikembalikan ke Gugus Tugas Daerah

Kompas.com - 16/05/2020, 16:09 WIB
10 pasien Covid-19 yang dikarantina di Hotel Sahid Bela Ternate, Maluku Utara kabur, Kamis (14/5/2020) KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASAN10 pasien Covid-19 yang dikarantina di Hotel Sahid Bela Ternate, Maluku Utara kabur, Kamis (14/5/2020)

TERNATE,KOMPAS.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara telah mengambil sikap terkait insiden kaburnya sembilan pasien Covid-19 yang dikarantina di Hotel Sahid Bela Ternate pada Kamis (15/5/2020).

Gugus tugas akan mengembalikan sembilan pasien positif dan orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 itu ke daerah masing0masing.

Juru Bicara Satgus Penanganan Covid-19 Maluku Utara Alwia Assagaf mengatakan, pengembalian sembilan pasien itu ke daerah asalnya telah disetujui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Idhar Sidi Umar.

Baca juga: Curhat Spesialis Begal: Uang Jual Motor untuk Pacar, tapi Saya Malah Ditinggal Nikah

Pasien yang dikarantina tinggal menunggu jemputan dari masing-masing satuan gugus tugas kabupaten dan kota asal mereka di Hotel Sahid Bela Ternate.

“Semua minta waktu, masih kami komunikasikan karena masing-masing gugus tugas yang harus jemput, jadi kami masih tunggu,” kata Alwia saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (16/5/2020).

Alwi memerinci daerah asal sembilan pasien positif dan OTG yang kabur dari Hotel Sahid Bela Ternate itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antaranya, tujuh pasien dari Kota Ternate, dengan rincian tiga pasien positif Covid-19 dan empat pasien berstatus OTG.

Lalu, masing-masing satu pasien berstatus OTG dari Kota Tidore dan Kabupaten Halmahera Utara.

“Hanya saja dari sembilan pasien tersebut, tersisa tujuh orang setelah dua pasien dari Kota Ternate keluar tadi karena hasilnya sudah dua kali negatif,” kata Alwia.

 

Alwia menegaskan, penyerahan ke daerah asal tak berarti pasien itu diizinkan pulang atau melakukan karantina mandiri di rumah.

Mereka diserahkan ke satuan gugus kabupaten atau kota masing-masing untuk dikarantina di lokasi yang telah disediakan sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

“Mereka dikembalikan karena mereka sudah minta minta untuk keluar,” katanya lagi.

Menurut Alwia, pasien yang dikarantina di Hotel Sahid Bela Ternate telah menjalani masa karantina yang beragam, rata-rata pasien menghabiskan 30 hari lebih di lokasi itu.

Baca juga: Pikirkan Kebutuhan Keluarga, 10 Pasien Positif dan PDP Covid-19 Kabur dari Karantina

Sebelumnya diberitakan, sembilan pasien positif dan OTG Covid-19 kabur dari lokasi karantina di Hotel Sahid Bela Ternate.

Mereka keluar membawa barang pribadinya karena jenuh dikarantina. Mereka mengaku ingin memenuhi kebutuhan keluarga karena telah terlalu lama dikarantina.

Petugas keamanan yang menjaga lokasi karantina terlihat tak berdaya menghalau pasien tersebut. Sebab, mereka tak dibekali alat pelindung diri lengkap.

Insiden itu sempat menyebabkan kemacetan di jalanan depan hotel. Para pasien itu akhirnya kembali ke lokasi karantina setelah petugas medis memakai APD lengkap memberikan pemahaman kepada mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X