Viral, Video Pelaku Pungli Minta Uang ke Sopir Truk dengan Ancaman

Kompas.com - 16/05/2020, 15:52 WIB
Video aksi pungutan liar seorang pria kepada supir truk terjadi di Tebing Tinggi viral di media sosial Instagram. Pelaku meminta uang dengan memaksa dan mengancam akan memecahkan mobilnya. Polisi mengamankan 3 pelaku, memberi pembinaan lalu minta mereka meminta maaf. IstimewaVideo aksi pungutan liar seorang pria kepada supir truk terjadi di Tebing Tinggi viral di media sosial Instagram. Pelaku meminta uang dengan memaksa dan mengancam akan memecahkan mobilnya. Polisi mengamankan 3 pelaku, memberi pembinaan lalu minta mereka meminta maaf.

MEDAN, KOMPAS.com - Video aksi pungutan liar seorang pria kepada sopir truk yang terjadi di Tebing Tinggi viral di media sosial Instagram.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan perdebatan alot antara sopir truk dan pelaku.

Video itu awalnya diunggah oleh akun @humaspolrestebingtinggi_, lalu diunggah ulang oleh beberapa akun lain, salah satunya @viralterkini99 dan sudah dilihat hingga 21.265 kali dengan 132 komentar.

Di bawahnya, terdapat keterangan lokasi kejadian di Simpang Pajak Baru, Kota Tebing Tinggi.

Baca juga: Fakta Polisi Dimaki dan Dibentak Preman Pungli, Pelaku Positif Narkoba dan Minta Maaf

Terlihat, seorang pria berbaju biru dan penutup kepala berupa kain berwarna hijau berdiri berdiri di samping sopir yang tetap duduk di joknya.

"Minta waktu kau untuk gotong-royong. Bukan duit kau kuminta. Enggak ada, ko sekopkan dulu itu. (Minta waktumu untuk gotong royong. Bukan duit kuminta. Enggak ada. Kamu sekopkan (korekkan) dulu itu)," katanya kepada sang sopir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku sempat berteriak kepada seseorang yang tidak terlihat di video dan mengucapkan kata-kata kotor.

"Waktu kelen aja untuk nyangkol itu, nggak mau kelen. Kupecahkan mobilmu mau, nanti lewat sana? Bukan apa-apa. Ko kasih dulu. Kasih dulu uang minyak. (Waktu kalian aja untuk mencangkul itu, nggak mau kalian. Kupecahkan mobilmu mau, nanti lewat sana. Bukan apa-apa. Kamu kasihkan dulu. Kasih dulu uang minyak)," katanya.

Sementara si sopir menolak memberikan dan mengaku tidak punya uang.

Namun, kegarangan pelaku tampaknya hilang setelah videonya viral. Akun yang sama mengunggah video tiga orang pria dengan kedua tangannya masing-masing di depan perut, mengucapkan permintaan maaf.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X