Kompas.com - 15/05/2020, 23:09 WIB
Data PPDT terbaru Kabupaten Kendal. KOMPAS.COM/ DOK. GUGUS TUGAS COVID -19 KENDAL KOMPAS.COM/DOK. GUGUS TUGAS COVID-19 KENDALData PPDT terbaru Kabupaten Kendal. KOMPAS.COM/ DOK. GUGUS TUGAS COVID -19 KENDAL

KENDAL, KOMPAS.com- Data dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal, hingga Jumat (15/05/2020), ada 17204 pelaku perjalanan dari negara atau wilayah terjangkit (PPDT).

Para pelaku perjalanan di antaranya santri, pemudik, dan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.

Hal itu dikatakan Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal, Budi Mulyono.

Baca juga: Sepanjang April 2020, 93 Penderita DBD Sembuh di Kendal

 

Budi menjelaskan, dari 17.204 PPDT itu, 15.230 orang sudah selesai pemantauan dan sisanya, 1974 masih dalam pemantauan.

“Mereka ada yang melakukan karantina mandiri di rumah, ada juga yang melakukan karantina di tempat yang telah disediakan desa,” ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budi berpesan kepada masyarakat Kendal, dalam hal ini pelaku perjalanan dari negara / wilayah terjangkit, supaya memeriksakan diri ke puskesmas apabila merasa sakit.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Suharjo, mengaku telah mendirikan 8 pos  penyekatan.

Kedelapan pos penyekatan itu, berada di Weleri ada 2, Kaliwungu, Cepiring,  Alun-alun,  exit tol Kaliwungu, bunderan Sukorejo dan di terminal Boja.

“Kami melakukan check point dan  pengendalian arus mudik.  Manakala di pos sebelumnya lolos, bila didapati pemudik,  yang bukan pengecualian, disuruh putar balik kembali,” tegasnya.

Baca juga: Pelabuhan Kendal Ditutup hingga Wabah Virus Corona Berakhir

Di samping itu, tambah Suharjo, pihaknya juga melakukan screening keluar/masuk kabupaten Kendal dan juga  menciptakan rasa aman. 

Terkait dengan hal itu, Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana, menambahkan pihaknya juga telah membuat 9 pos terpadu Covid-19.

Sembilan pos terpadu itu di antaranya berada di samping pos polisi Kota Kendal, Weleri dan Polres Kendal.

Pos terpadu itu juga untuk mengantisipasi pemudik yang masuk ke Kendal.

“Kami juga membuat dapur umum di depan GOR Bahurekso Kendal untuk membantu warga yang kena dampak Covid-19,” ujarnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X