Jelang PSBB, Gugus Tugas Kirim Sembako ke 8 Dapur Umum di Malang Raya

Kompas.com - 15/05/2020, 19:27 WIB
Pemberangkatan bantuan sembako untuk dapur umum di wilayah PSBB Malang Raya, Jumat (15/5/2020) KOMPAS.COM/A. FAIZALPemberangkatan bantuan sembako untuk dapur umum di wilayah PSBB Malang Raya, Jumat (15/5/2020)

SURABAYA, KOMPAS.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur mulai mengirimkan bantuan bahan pokok ke delapan dapur umum jelang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Malang Raya.

Penerapan PSBB di Malang Raya mulai berlaku sejak 17 Mei-30 Mei 2020.

Bantuan bahan pokok itu dikirimkan dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur. Bantuan pokok itu di antaranya beras, mie instan, dan telur.

Baca juga: Viral Video Pengeroyokan di Jalur Pantura, Korban Ternyata Anggota TNI

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Suban Wahyudiono mememerinci delapan titik dapur umum tersebut, enam di Kabupaten Malang, satu di Kota Malang, dan satu di Kota Batu.

"Kabupaten Malang paling banyak dapur umumnya, karena lebih luas wilayahnya," kata Suban usai pemberangkatan bantuan, Jumat (15/5/2020).

Gugus tugas mengirimkan lima ton beras, satu ton telur, dan 500 kardus mie instan ke Kabupaten Malang.

Untuk Kota Malang dan Kota Batu, gugus tugas mengirimkan masing-masing tiga ton beras, 200 kilogram telur, dan 200 kardus mie instan.

Menurutnya, delapan dapur umum tersebut merupakan milik kabupaten dan kota di Malang Raya.

Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki empat dapur umum di wilayah Malang Raya selama penerapan PSBB.

Suban menjelaskan, dua dapur umum di berada di Kabupaten Malang, terletak di Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Singosari.

Baca juga: PSBB di Malang Raya Berlaku 17 Mei 2020

Sedangkan dapur umum di Kota Malang terletak di Lapangan Rampal dan dapur umum di Kota Batu terletak di Polres Batu.

Sebelumnya diberitakan, penerapan PSBB Malang Raya digelar mulai 17 Mei hingga 30 Mei 2020. Sebelum penerapan, sosialisasi digelar sejak 14-16 Mei 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X