Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI, Situasi Keamanan Jeneponto Kondusif

Kompas.com - 15/05/2020, 18:47 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pasca-insiden penembakan yang dilakukan polisi berpangkat bripka kepada istrinya dan seorang anggota TNI, situasi kamtibmas di Kabupaten Jeneponto tetap stabil. 

Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Dandim 1425/Jeneponto untuk membahas kasus tersebut. 

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Kapolda Sulsel tersebut kedua institusi tetap solid dan bersinergi untuk menjaga situasi keamanan tetap stabil dan kondusif. 

Baca juga: Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Jeneponto

Ferdiansyah pun memastikan oknum polisi berinisial He sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. 

"Demi menjaga kepekaan antar institusi maka kronologis belum bisa dijelaskan karena masih didalami oleh masing-masing pihak baik dari TNI maupun Polri," kata Ferdiansyah, Jumat (15/5/2020).

Sementara itu Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir mengatakan bahwa pihaknya tidak akan terpengaruh dengan kejadian ini. 

Menurutnya, kasus penembakan tersebut akan didalami sesuai dengan aturan yang berlaku di institusi masing-masing. 

"Saat ini kita fokus kepada kondisi pengobatan. Korban penembakan yang sudah dirujuk ke Makassar untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut," ujar Irfan. 

Baca juga: Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Rumahnya, Polda Sulsel: Ini Masalah Personal

Sebelumnya diberitakan seorang anggota polisi berinisial Bripka He (47) menembak istrinya, HT (42) dan seorang anggota TNI Serda HA (46) di kediamannya di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (15/5/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun, Bripka He merupakan salah satu anggota polisi yang bertugas di Makassar.

Sementara Serda HA merupakan seorang Babinsa yang berasal dari kesatuan Kodim 1425/Jeneponto. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X