Empat Pemuda Keroyok Anggota TNI di Jalur Pantura, Polisi: Pelaku Mabuk

Kompas.com - 15/05/2020, 14:20 WIB
Keempat pelaku pengeroyokan anggota TNI Angkatan Laut terancam penjara maksimal lima tahun. KOMPAS.com/A. FaisolKeempat pelaku pengeroyokan anggota TNI Angkatan Laut terancam penjara maksimal lima tahun.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Polisi telah menangkap empat pengeroyok anggota TNI Angkatan Laut (AL) Praka AF (27) di Jalur Pantura, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Empat pelaku berinisial UW, AH, DJ, dan AM, itu ditangkap tak lama setelah insiden pengeroyokan yang terjadi pada Selasa (12/5/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan mengatakan, empat pemuda itu sedang mabuk.

"Saat diperiksa, para tersangka mengaku berada dalam pengaruh minuman keras (beralkohol)," kata Ferdy di Mapolres Probolinggo, Jumat (15/5/2020).

Ferdy menjelaskan awal mula insiden pengeroyokan yang dialami Praka AF tersebut.

Baca juga: Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Rumahnya, Polda Sulsel: Ini Masalah Personal

Awalnya, AF sedang mengendarai sepeda motor dari arah Situbondo menuju Surabaya.

Saat berada di Jalur Pantura Desa Pajurangan, sepeda motor yang dikendarai UW dan AH keluar dari gang dan langsung masuk ke jalan raya.

Motor yang dikendarai dua pemuda itu tak berhenti lebih dulu di ujung gang sebelum masuk ke jalan rayat.

Tiba di jalan raya, dua pelaku itu berhenti mendadak di jalur yang dilewati AF.

Prajurit TNI AL itu pun kaget melihat motor tersebut berhenti di depannya. AF lalu membunyikan klakson.

Tapi, UW dan AH tak terima dengan hal itu. Mereka mengumpat dan memaki AF. Mereka meminta AF berhenti.

"AF pun berhenti dan turun dari motornya," kata Ferdy.

 

UW dan AH langsung mengeroyok AF yang baru turun dari motor.

"AF lalu dikeroyok oleh UW dan AH, lalu DJ dan AM datang dan ikut mengeroyok," jelas Ferdy.

Baca juga: Viral Video Pengeroyokan di Jalur Pantura, Korban Ternyata Anggota TNI

Akibat pengeroyokan itu, AF mengalami luka di bagian kepala. Prajurit TNI AL itu langsung melapor ke Polsek Gending.

Tak lama berselang, empat pengeroyok itu ditangkap polisi. Mereka pun diserahkan ke Polres Probolinggo.

"Kami pastikan pelaku pengeroyokan sudah diamankan dan diproses hukum," kata Ferdy.

Akibat perbuatannya, empat pelaku pengeroyokan itu diancam dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video seorang pemuda dikeroyok empat orang di Jalur Pantura, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, viral di media sosial.

Dalam video itu, sejumlah warga hanya menyaksikan pengeroyokan itu sambil berteriak histeris. Tak berapa lama, polisi dan anggota TNI melerai pengeroyokan tersebut.

(Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X