Detik-detik Seorang Perempuan Dibakar Temannya, Alami Luka Bakar 90 Persen dan Pelaku Diburu Polisi

Kompas.com - 15/05/2020, 13:06 WIB
Ilustrasi api.
PIXABAY/Myriams-FotosIlustrasi api.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Warga di sekitar kompleks Pasar Tipar, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan dengan adanya kasus penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial I.

Pasalnya, pada Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 23.15 WIB korban ditemukan terbakar.

Salah seorang saksi mata, Usman (40) mengatakan, sebelum kejadian pembakaran tersebut diketahui ada dua orang perempuan yang masuk ke dalam pasar.

Satu di antaranya terlihat membawa tas dan diduga membawa cairan bahan bakar.

Baca juga: Seorang Perempuan Mengaku Dibakar Teman, Alami Luka Bakar 90 Persen

Sesaat kemudian, ada teriakan orang minta tolong dari dalam pasar tersebut.

Warga kemudian datang untuk mengecek. Namun naas, saat itu korban diketahui sudah dalam kondisi terbakar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat itu juga sejumlah warga dan beberapa petugas yang tengah berpatroli langsung berusaha menolongnya serta memadamkan api yang membakar wanita itu," katanya seperti dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (15/5/2020).

Meski api sempat membakar tubuhnya, beruntung langsung dapat dipadamkan oleh warga. Korban, kemudian langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Alami luka bakar 90 persen

Api.Shutterstock Api.

Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar mengatakan, luka bakar yang diderita korban dianggap cukup serius.

Bahkan hampir melukai seluruh tubuh.

"Kami menerima pasien perempuan dari kepolisian dengan luka bakarnya 90 persen," ungkap Yusuf saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan whats app, Jumat (15/5/2020).

Saat ini, korban masih dalam penanganan dan perawatan tim medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Kondisi sadar, hanya tidak dapat berkomunikasi secara verbal," ujar Yusuf.

"Luka bakar yang dialami pasien juga termasuk bagian wajah," sambung dia.

Baca juga: Perempuan Ini Mengaku Dibakar Temannya, Ditemukan di Pasar Sukabumi

Polisi buru pelaku

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Kapolres Kota Sukabumi AKBP Wisnu Prabowo mengatakan, peristiwa penganiayaan yang terjadi di Kompleks Pasar Tipar tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Namun demikian, identitas pelaku pembakaran yang diduga teman korban tersebut sudah diketahui.

Sehingga tim yang dibentuknya sudah diterjunkan untuk melakukan penangkapan.

"Identitas pelaku sudah kami dapatkan berkat keterangan dan sejumlah bukti di lokasi kejadian, pelaku sekarang sedang dalam pengejaran personel," katanya, Jumat (15/5/2020).

Akibat penganiayaan itu, Wisnu mengatakan korban mengalami luka bakar cukup parah dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

"Korban sedang dirawat dan dalam penanganan petugas medis, karena mengalami luka bakar di bagian wajah hingga dada yang cukup parah," katanya.

Penulis : Kontributor Sukabumi, Budiyanto | Editor : Aprillia Ika

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Buru Pelaku Pembakaran Seorang Perempuan di Sukabumi, Identitasnya Sudah Terungkap



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.