Pasien Corona di Sumsel Melonjak, PSBB Tidak Akan Dipercepat

Kompas.com - 14/05/2020, 22:44 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) SHUTTER STOCKIlustrasi virus corona (Covid-19)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan Yusri menegaskan bahwa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dan Prabumulih tidak akan dipercepat.

PSBB akan mulai diterapkan sesuai rencana, meskipun terjadi lonjakan jumlah pasien positif sebanyak 119 orang pada hari ini, Kamis (14/5/2020).

"Itu (PSBB) tidak mungkin dipercepat kalau produk hukumnya (Perwali) belum selesai, harus ada larangan dan denda," kata Yusri saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Baca juga: Warga Bengkulu Ini Mengaku Bisa Membuat PCR Hanya dalam Sehari

Yusri menerangkan, ketika penerapan PSBB berlansung, ada sanksi yang dikenakan bagi para pelanggar.

Dengan begitu, kebijakan protokol kesehatan dapat diikuti masyarakat untuk menekan angka penyebaran virus corona.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Palembang dan Prabumulih diberikan tenggat waktu selama satu pekan oleh Gubernur Sumsel, untuk menggodok aturan seputar PSBB.

Setelah draf tersebut selesai, Tim Gugus Tugas akan melakukan sosilasi kepada masyarakat.

" PSBB Palembang tinggal tunggu produk hukum berupa Perwali, kemudian sosialisasi, H+2 lebaran sudah jalan. Bagi yang melanggar ketentuan akan ditindak," ujar Yusri.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Diancam Dibunuh oleh Wakilnya Sendiri

Diberitakan sebelumnya, pasien positif corona di Sumsel kini menjadi 441 orang.

Pada Kamis ini terdapat penambahan 119 pasien yang baru.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan Nur Purwoko mengatakan, 119 pasien baru tersebut merupakan warga yang berasal dari Kota Palembang, Muara Enim, Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Kemudian, Lubuk Linggau, Prabumulih dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Baca juga: Jumlah Pasien Corona di Sumsel Melonjak Tinggi, Sehari 100 Kasus

Dari hasil penelusuran, seluruh pasien itu merupakan kasus transmisi lokal.

"Paling banyak adalah pasien dari Palembang," kata Nur Purwoko dalam konfrensi pers yang disiarkan secara langsung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Mobil Mewah Dedi Mulyadi Rusak Parah karena Ditenggelamkan, Direparasi oleh Montir Lulusan SD

Regional
Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Update Covid-19 di Riau, Bertambah 111 Kasus, 2 Orang Meninggal

Regional
Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Kamis Ini, Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Kepri Dilantik

Regional
136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

136 Napi dan 16 Petugas di Tenggarong Positif Covid-19 Diduga karena Lapas Over Kapasitas

Regional
Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Surplus Beras Tiap Tahun, Pj Gubernur Kalsel Usulkan Jalur Logistik Pangan untuk Ibu Kota Baru

Regional
Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Dua WNA Asal Pakistan dan Yaman Pemilik 821 Kilogram Sabu Divonis Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X