Warga Bengkulu Ini Mengaku Bisa Membuat PCR Hanya dalam Sehari

Kompas.com - 14/05/2020, 21:14 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

BENGKULU, KOMPAS.com - Wabah virus corona menjadikan kebutuhan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai hal penting untuk menguji apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak.

Pemeriksaan dengan cara mengambil sampel air liur dan menyeka bagian belakang tenggorokan.

Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah yang belum memiliki PCR.

Baca juga: Ilmuwan Jabar Temukan 2 Alat Pendeteksi Corona, Rapid Test Gunakan Swab

Untuk menguji sampel swab, Bengkulu harus mengirimkan sampel ke Sumatera Selatan dan Sumatera Barat.

Proses pemeriksaan jadi membutuhkan waktu beberapa hari untuk mengetahui hasilnya.

Namun, di tengah ketiadaan PCR di Bengkulu, seorang warga Kabupaten Rejang Lebong bernama Wimmy Hartawan mengaku bisa membuat mesin PCR hanya dalam waktu satu hari.

Saat diwawancarai oleh Kompas.com, Wimmy mengaku sudah mendapat pesanan PCR dari sejumlah daerah.

Wimmy mengklaim produk buatannya yang mampu mendeteksi Covid-19 banyak dibeli oleh berbagai kalangan, termasuk perguruan tinggi.

"Membuatnya tidaklah sulit, bahannya pun bisa kita dapatkan dengan belanja online,"ujar Wimmy yang merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Diancam Dibunuh oleh Wakilnya Sendiri

Ia menyebutkan, keahliannya memang dalam hal membuat PCR.

"Kemampuan saya memang di bidang ini, karena ada pesanan alat PCR saya membuat alat ini. Membuatnya tidak lama, paling pengujian kelayakannya butuh waktu, karena kita buat seakurat dan semaksimal mungkin," kata Wimmy.

Modal sekitar Rp 7 juta

Menurut Wimmy, modal membuat 1 unit PCR berkisar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta.

Dalam mengerjakan pesanan itu, dia dibantu seorang ahli robotik.

Selain memiliki kemampuan membuat PCR, Wimmy juga mampu membuat alat deteksi pengukur suhu tubuh.

Bahkan, alat yang dia buat mampu mengukur suhu tubuh seseorang dari jarak jauh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektare, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Karasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektare

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
 Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

Regional
Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Regional
Fakta Kasus Pembunuhan Wanita di Hotel, Kesal Waktu Kencan Dipersingkat hingga Pelaku Takut Dihantui Korban

Fakta Kasus Pembunuhan Wanita di Hotel, Kesal Waktu Kencan Dipersingkat hingga Pelaku Takut Dihantui Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X