Banjir Bandang di Aceh Tengah, Rumah dan Mobil Hanyut, Warga Mengungsi

Kompas.com - 14/05/2020, 05:37 WIB
Kondisi pasca banjir bandang disalah satu komplek perumahan warga Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (14/5/2020) KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPKondisi pasca banjir bandang disalah satu komplek perumahan warga Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (14/5/2020)

TAKENGON, KOMPAS.com - Puluhan warga di Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, mengungsi sementara akibat banjir bandang yang terjadi di desa tersebut, Rabu (13/5/2020) sore.

Warga mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan dan dimasuki oleh material lumpur.

Bahkan berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, terdapat rumah yang hanyut terbawa air bercampur lumpur, material bebatuan serta batang pohon.

Baca juga: Banjir Bandang di Aceh Tengah, Warga Mengungsi ke Sekolah

Salah satu yang ikut mengungsi adalah Reje Kampung atau kepala Desa Paya Tumpi Baru, Idrus Syahputra atau Ados.

Idrus mengaku harus meninggalkan rumah sementara karena material banjir bandang masuk ke dalam rumahnya setinggi sekitar 40 sentimeter.

"Malam ini kami sekeluarga mengungsi di rumah Reje Kampung Paya Tumpi Induk, karena rumah sedang tidak bisa ditempati sementara," kata Ados ditemui saat ditemui di lokasi bencana, Rabu (13/5/2020) sore.

Dijelaskan, berdasarkan laporan warga, terdapat rumah yang hanyut di sekitar lokasi banjir. Bahkan salah satu rumah papan hanyut bersamaan mobil yang terparkir di seberang jalan depan rumahnya.

"Saya dengar di atas sana ada rumah yang hanyut karena banjir bandang, di bagian bawah sana kita belum tahu," sebut Ados.

Salah satu mobil miliknya yang terparkir di samping rumah juga terseret lumpur akibat bencana banjir bandang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tampak di lokasi bencana, satu unit alat berat sedang bekerja di salah satu lokasi di Kampung Paya Tumpi Batu turut serta mengevakuasi mobil Avanza milik Ados.

Selain itu, alat berat juga membersihkan gorong-gorong yang berada di samping rumah Ados.

Baca juga: Banjir Bandang Aceh Tengah, Suara Dentuman hingga Mobil Terseret Arus

Sekitar Pukul 21.00 WIB, Kompas.com mengonfirmasi sejumlah pihak, termasuk Kasi Kedaruratan BPBD Aceh Tengah, Iqbal, namun belum berhasil mendapatkan informasi terkait kerugian akibat bencana ini.

"Kami sedang ditugaskan untuk membantu pembersihan material banjir di ruas Jalan Takengon-Bireuen, tim kita sedang bekerja melakukan pendataan," sebut Iqbal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X