Kompas.com - 14/05/2020, 04:44 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com- Seorang suami bernama Liong Kong Yong (48) di Kelurahan Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, tega membunuh istrinya sendiri bernama Lamiasri (39).

Pembunuhan itu dilakukan karena sang istri tak segera bangun saat diminta untuk masak sahur.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2020).

Akibat kejadian itu, kini pelaku diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berawal dari cekcok membelikan sepeda motor

Ilustrasi sepeda motorJosephus Primus Ilustrasi sepeda motor

Peristiwa tersebut dilakukan di kamar indekos di Kelurahan Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Malam sebelum kejadian itu, keduanya sempat terlibat cekcok.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sang istri menagih janji suaminya yang akan membelikan sepeda motor untuk anaknya.

"Saya minta dia untuk bersabar. Saya janji akan membelikan motor setelah pandemi Covid-19 berlalu," ujar Liong Kong Yong kepada Suryamalang di Mapolsek Waru, Selasa (12/5/2020).

Perselisihan tersebut baru berhenti saat keduanya menjelang tidur.

Baca juga: Kronologi Suami Bunuh Istri, Geram karena Tak Mau Bangun Masak Buat Sahur

Istri tak mau bangun saat sahur

Ilustrasi tidur tengkurap Ilustrasi tidur tengkurap

Saat menjelang sahur, sang suami mencoba membangunkan istrinya untuk masak sahur.

Tapi karena diduga masih marah, sang istri tak mempedulikannya.

Geram dengan sikap istrinya tersebut, pelaku kemudian mengambil pisau dapur dan langsung menusuk leher, dada, dan perut istrinya.

Mengetahui istrinya sekarat dan bersimbah darah, pelaku sempat merasa menyesal dan berusaha membawanya ke RSAL Surabaya tapi nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Fakta Warga Tusuk dan Sandera Polisi, Berawal Saat Sidak Penambangan Ilegal hingga Aparat Gabungan Diterjunkan

Dilaporkan keluarga ke polisi

Ilustrasi polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi polisi.

Dalam pemeriksaan, dokter curiga pada luka yang diderita korban.

Mengetahui adanya kejanggalan itu, keluarga korban akhirnya melaporkannya ke polisi sebelum dimakamkan ke Nganjuk.

"Mendapat laporan dari pihak keluarga korban. Akhirnya kami ke Nganjuk untuk melakukan penyelidikan," kata Kompol Anwar Sujito, Kapolsek Waru.

Saat dilakukan pemeriksaan, suami mengakui perbuatannya dan langsung diamankan.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Sekarang dia ditahan di Polsek Waru," ujar Anwar.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul: Kronologi Suami Bunuh Istri di Sidoarjo, Emosi Karena Sang Istri Tak Mau Bangun untuk Masak Sahur



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X