Hari Kedua Rapid Test Massal 427 Pengunjung Pusat Grosir di Sleman, 19 Orang Reaktif

Kompas.com - 13/05/2020, 18:44 WIB
Para pengunjung salah satu pusat grosir di Sleman saat mengantri sebelum rapid test. Mereka mengantri dengan diberikan jarak sesuai protokol yang ada. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPara pengunjung salah satu pusat grosir di Sleman saat mengantri sebelum rapid test. Mereka mengantri dengan diberikan jarak sesuai protokol yang ada.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 427 orang pengunjung salah satu pusat grosir di Sleman mengikuti rapid test massal hari kedua di GOR Pangukan.

"Peserta yang hadir rapid test 427. Dari 427 orang yang hasilnya reaktif 19 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo kepada wartawan, Rabu (13/05/2020).

Sementara dari 461 yang mengikuti rapid test massal hari pertama, sebanyak 20 orang reaktif.

"Total rapid test massal hari kedua yang hasil reaktif sebanyak 39 orang," ujarnya.

Baca juga: 461 Pengunjung Pusat Grosir di Sleman Jalani Rapid Test Massal, 20 Orang Reaktif

Mereka yang hasil rapid test reaktif akan menjalani isolasi di Asrama Haji sambil menunggu hasil swab keluar.

Joko mengungkapkan, bagi pendaftar yang lolos peryaratan namun belum datang akan diberikan kesempatan untuk ikut rapid test di hari terakhir pelaksanaan.

Pengumuman ini juga sudah disampaikan kepada para pendaftar yang belum datang.

"Sudah dihubungi melalui pesan singkat WA (WhatsApp). Tapi yang kemarin tidak datang tadi ada satu orang yang datang dan tetap kami layani," tegasnya.

Baca juga: Pengunjung Pusat Grosir di Sleman yang Reaktif Rapid Test Akan Dijemput untuk Diisolasi

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan menuturkan. terdapat puluhan orang yang sudah menjalani isolasi di Asrama Haji.

"Alhamdulillah warga Sleman pengunjung yang hasil rapid test 20 orang reaktif masuk asrama haji 15 orang," urainya.

Menurutnya satu pengunjung yang mengikuti rapid test di Puskesmas Mantrijeron, Kota Yogyakarta juga telah masuk ke Asrama Haji. Sebab satu orang ini berdomisili di Sleman.

"Total saat ini, 13 Mei 2020 peserta karantina di Asrama Haji 16 orang," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman mengelar rapid test massal untuk pengunjung salah satu pusat grosir di Sleman. Rapid test ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman setelah ada satu orang pegawai pusat grosir yang terkonfirmasi positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X