5 Kasus Warga Tanam Pohon Ganja, untuk Obati Ibunya hingga Ditanam di Kosan

Kompas.com - 13/05/2020, 15:05 WIB
Direktur Reserse dan Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Eka Faturrahman saat menunjukkan pohon ganja yang ditanam MZ di pekarangan rumahnya. MZ pemilik tanaman ganja berdiri di belakang Direktur Reserse dan Narkoba Polda Sultra KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIDirektur Reserse dan Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Eka Faturrahman saat menunjukkan pohon ganja yang ditanam MZ di pekarangan rumahnya. MZ pemilik tanaman ganja berdiri di belakang Direktur Reserse dan Narkoba Polda Sultra
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - MZ (34) kader Partai Gerindra Kota Kendari diamankan polisi karena memanam pohon ganja di pekarangan rumahnya.

Pria yang sempat maju sebagai caleg Gerindra pada Pemilu 2019 tersebut mengaku sudah empat bulan menamam ganja di pot yang diletakkan di halaman rumah.

Kepada polisi, MZ mengaku menanam pohon ganja karena hobi dan obat. Namun MZ tidak menyebut penyakit yang bisa diobati dengan ganja.

Selain MZ, ada beberapa kasus warga menanam ganja. Seperti di Banyumas, dua orang pria menanam ganja untuk membuat teh sebagai obat orangtuanya yang menderita penyakit gula.

Berikut tujuh kasus penanamn ganja oleh warga di beberapa wilayah di Tanah Air.

1. Tanam ganja di indekos

Ilustrasi ganja.SHUTTERSTOCK/STUNNING ART Ilustrasi ganja.
John Supermen Saragih (32) dan Epto Jaya Girsang (20) ditangkap polisi karena kedapatan menanam ganja di indekosnya di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Meeka diamankan di kosnya pada Rabu (26/2/2020).

"Pelaku menanam pohon ganjanya di belakang kosan dan tidak diketahui kalau pohon yang ditanamnya adalah ganja," ujar Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo, Kamis (27/2/2020).

Ganja yang ditanam Supermen dan Epto di dalam pot plastik itu sudah tumbuh lebih dari 90 sentimeter.

Mereka menanam ganja sekak Oktober 2019 lalu. Mereka mendapatan biji ganja saat membeli daun ganja di wilayah Cawang.

"Jadi si pelaku membeli daun ganja, di wilayah Cawang, di daun ganja itu ada biji-biji ganja. Kemudian oleh tersangka biji-bijian itu ditanam di dalam pot ternyata tumbuh dan subur," kata dia.

Pohon ganja ini sudah panen empat kali dan dikonsumsi sendiri oleh Supermen dan temannya.

"Untuk sementara belum diedarkan masih dikonsumsi sendiri," kata dia.

"Alasannya untuk menghemat, makanya dia tanam sendiri pohonnya supaya bisa langsung dikonsumsi," ucap dia.

Baca juga: Tanam Pohon Ganja di Indekos, Supermen dan Temannya Diringkus Polisi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X