Selama Pandemi, 530 Mahasiswa Unpad Jatinangor Bertahan di Kos

Kompas.com - 13/05/2020, 14:20 WIB
Universitas Padjadjaran membagikan paket sembako kepada masyarakat  yang ikut serta dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kampus. Bantuan yang diberikan sejak Selasa (21/4) hingga Kamis (23/4) ini ditujukan kepada  masyarakat yang terdampak kebijakan penutupan kampus akibat pandemi Coronavirus (COVID-19). Dok. UnpadUniversitas Padjadjaran membagikan paket sembako kepada masyarakat yang ikut serta dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kampus. Bantuan yang diberikan sejak Selasa (21/4) hingga Kamis (23/4) ini ditujukan kepada masyarakat yang terdampak kebijakan penutupan kampus akibat pandemi Coronavirus (COVID-19).

BANDUNG, KOMPAS.com – Sekitar 530 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) masih bertahan di kosan dan rumah kontrakan. Sedangkan 90 mahasiswa lainnya tinggal di asrama Unpad.

“Ini data per 7 Mei 2020, untuk mahasiswa yang tinggal di sekitaran kampus Jatinangor (Sumedang),” ujar Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Dandi menjelaskan, untuk melakukan pendataan, pihaknya membagi Jatinangor menjadi 7 wilayah. Wilayah ini dipegang koordinator wilayah yang merupakan mahasiswa.

Baca juga: Ventilator Karya ITB-Unpad Lolos Uji, Siap Diproduksi dan Dibagikan Gratis

Penempatan korwil dilakukan untuk memudahkan pendataan dan penanganan kebutuhan.

Dari 24 April-7 Mei 2020, relawan sudah melayani 2.100 porsi di dapur umum dan 536 paket sembako. Pihaknya menargetkan, hingga 23 Mei 2020 dapat melayani 4.500 porsi dan 1.500 paket sembako

“Secara keseluruhan dari awal pandemi, sudah ada 20.900 porsi di dapur umum, 5.115 nasi bungkus, dan 966 paket sembako,” tutur Dandi.

Bantuan logistik tersebut, kebanyakan berasal dari donasi, baik dari sivitas Unpad maupun alumni.

Baca juga: Nekat Mudik ke Sumedang Akan Langsung Diisolasi 14 Hari di Kampus Unpad

Unpad sendiri lebih membantu dari segi fasilitas, sarana dan prasarana. Termasuk relokasi mahasiswa yang kekurangan, dari tempat kos ke asrama secara gratis.

Jumlah mahasiswa yang masih bertahan di Jatinangor saat ini cenderung menurun. Ini dikarenakan kepulangan mahassiwa dan semakin baiknya pendataan yang dilakukan para korwil dan ketua kelompok.

“Untuk proses mudik mahasiswa sebelum PSBB, dibantu Unpad dengan dengan menyediakan transportasi sesuai protokol serta peralatan keamanan,” kata Dandi.

Unpad tidak membiarkan mahasiswa mudik menggunakan transportasi massal seperti bus umum, travel, ataupun kereta.

Unpad juga mengeluarkan dana cukup banyak untuk membantu kuota internet mahasiswa Bidikmisi.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X