Kompas.com - 13/05/2020, 06:40 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KOMPAS.com - Seorang sales promotion girl (SPG) berinisial RF (38), warga desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditemukan tewas di kamar kosnya, di Kelurahan Jetis, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020).

Polisi menduga, RF sudah tewas tiga hari yang lalu. Pasalnya, tubuh korban sudah membusuk dan menghitam.

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik kos bernama Tohir (60). Saat ditemukan, jasad sudah dalam keadaan membusuk.

Untuk mengungkap kematian korban, saat ini polisi akan mengecek rekaman circuit closed television (CCTV) yang terpasang di tempat kos korban.

 

Kronologi ditemukannya jasad korban

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

Kapolsek Blora AKP Joko Supriyono mengatakan, jasad RF pertama kali ditemukan pemilik kos bernama Tohir yang curiga karena mencium bau busuk dari arah kamar korban.

Karena penasaran, sambungnya, pemilik kos kemudian mengecek keberadaan korban di tempat kerjanya yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari tempat kosnya.

Sesampainya di tempat kerja korban, dari keterangan rekan-rekan kerjanya, diketahui kalau korban sudah tiga hari tidak masuk kerja.

Mengetahui informasi tersebut, Tohir yang merupakan pensiunan polisi itu lantas menghampiri kamar kos korban.

Karena berkali-kali menggedor pintu tak ada respons, pemilik kos lantas membuka paksa pintu kos korban menggunakan kunci cadangan sekitar pukul 12.00 WIB.

"Pemilik kos terkejut melihat korban sudah meninggal dunia. Jasadnya membusuk. Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian," kata Joko saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Mayat SPG Tewas di Kamar Kosnya

 

Diduga sudah tewas tiga hari yang lalu

Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto mengatakan, korban diduga meninggal tiga hari yang lalu.

"Tubuh korban membusuk dan menghitam. Diduga sudah meninggal dunia tiga hari yang lalu," ujarnya.

Dari keterangan saksi, pada Sabtu (9/5/2020) korban terlihat masih beraktivitas di kamar kosnya.

Saat itu korban mengirim pesan WhatsApp kepada rekan kerjanya bernama Sunarti (32), meminta tolong untuk dibelikan makanan dan teh hangat.

Sunarti kemudian mengantar pesanan itu ke tempat kos RF.

"Sabtu korban masih terlihat dan meminta temannya supaya diantar makanan dan minuman," katanya.

Baca juga: SPG yang Membusuk di Indekos Diduga Sudah Tiga Hari Tewas

 

Sempat mengeluh sakit lambung

Ilustrasi sakit perut5432action Ilustrasi sakit perut

Masih dikatakan Setiyanto, dari keterangan sejumlah saksi. Korban sebelumnya mengeluh sakit lambung akibat program diet yang dijalaninya.

"Sebelumnya korban mengeluh sakit kepada teman-temannya," katanya.

Saat evakuasi mayat korban, lanjutmya, penanganannya disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) pasien terinfeksi Covid-19.

"Sebagai antisipasi. Tubuh korban membusuk dan menghitam. Diduga sudah meninggal dunia tiga hari yang lalu," katanya.

Baca juga: SPG yang Tewas di Indekos Sebelumnya Mengeluh Sakit Akibat Diet

 

Polisi Cek CCTV

Ilustrasi CCTV.SHUTTERSTOCK Ilustrasi CCTV.

Untuk mengungkap kematian RF, polisi akan mengecek rekaman circuit closed television (CCTV) yang terpasang di tempat kos korban.

"Kami masih mendalami kasus ini. Kami cek CCTV," katanya.

"Kami masih mendalami kasus ini. Jejak di fisik korban tidak diketahui karena menghitam," sambungnya.

Baca juga: Cari Tahu Penyebab Tewasnya SPG di Blora, Polisi Cek CCTV

 

(Penulis : Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Editor: Khairina Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X