KILAS DAERAH

Emil Dardak Dukung Pengembangan Emergency Ventilator Buatan ITS

Kompas.com - 12/05/2020, 20:45 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, saat bertemu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir, Sabtu (9/5/2020). DOK. Humas Pemprov Jawa TimurWakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, saat bertemu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir, Sabtu (9/5/2020).

KOMPAS.com – Keberadaan ventilator dalam penanganan pasien positif Covid-19 sangatlah penting. Pasalnya, ventilator berguna untuk membantu pernapasan pasien.

Meeki begitu, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengatakan, banyak ruang isolasi pasien positif Covid-19 yang belum dilengkapi ventilator.

Ventilator di seluruh Jatim jumlahnya tidak sampai 200,” kata Emil, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (12/5/2020).

Untuk itu, Emil menyatakan dukungannya terhadap pengembangan emergency ventilator buatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Baca juga: ITS Rancang Lampu LED untuk Sterilisasi Covid-19 dan Aman Digunakan

“Pada kesempatan ini, saya ingin memberi dukungan atas ikhtiar ITS dalam membuat emergency ventilator,” kata Emil, dalam Virtual Meeting Launching Program Donasi Emergency Ventilator (ITS Tanggap Bencana), di Gedung Negara Grahadi, Senin (11/5/2020).

Dukungan tersebut juga sebagai kelanjutan dari pertemuan Emil dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir, Sabtu (9/5/2020).

Saat Erick datang, ventilator buatan ITS sudah dicoba secara manual oleh tenaga kesehatan dan Biro Pengawalan Farmaseutikal Kebangsaan (BPFK).

Proses produksinya juga telah dibantu dua perusahaan BUMN yaitu PT Len Industri dan PT Dirgantara Indonesia.

Baca juga: Erick Thohir: BUMN Fokus Prioritaskan Pengamanan Kesehatan Nasional

“Saya menyakini tim E-VITS ITS menunjukkan progres dan hasil yang menggembirakan. PT Barata dan Samator dilibatkan dalam proses kalibrasinya. Ini menunjukkan ITS mampu membangun ekosistem ini,” kata Emil.

Emil mengatakan, sudah ada rumah sakit yang ingin memesan emergency ventilator buatan ITS. Hal tersebut menandakan jika nantinya alat ini sudah diedarkan, banyak yang membutuhkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X