Hasil Rapid Test Massal di Pasar Baru Karawang, Dua Orang Reaktif

Kompas.com - 12/05/2020, 15:07 WIB
Petugas tengah melakukan tes rapid kepada seorang pedagang Pasar Baru Karawang, Selasa (12/5/2020). KOMPAS.COM/FARIDAPetugas tengah melakukan tes rapid kepada seorang pedagang Pasar Baru Karawang, Selasa (12/5/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang melakukan tes massal di Pasar Baru Karawang, Selasa (12/5/2020).

Dari 98 orang yang dites, dua di antaranya reaktif.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Jodjana mengatakan, tes massal itu dilakukan secara acak bagi pedagang dan pengunjung atau pembeli pasar.

"Sekitar 98 yang kita tes, 2 reaktif," kata Nanik di sela tes bagi pedagang dan pengunjung Pasar Baru Karawang, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Sebanyak 1.057 Paket Bansos Gubernur Jabar Return di Kantor Pos Karawang

Ia menyebut, dua orang itu langsung dilakukan pengambilan sampel untuk tes swab dan segera dikirim ke Rumah Sakit Paru Karawang.

"Kami juga tracing kontak erat," ungkapnya.

Nanik menyebut tes cepat itu dilakukan sebagai deteksi dini dan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Karawang.

"Upaya menyukseskan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," ujar Nanik.

Baca juga: Sepanjang April, Kasus DBD di Karawang Meningkat Tiga Kali Lipat

Ada pedagang yang tolak rapid test

Nanik juga sempat berkeliling pasar mengajak pedagang dan pengunjung atau pembeli untuk mengikuti tes. Beberapa pedagang antusias, namun ada pula yang menolak.

Rencananya, kata dia, tes cepat secara masif itu akan dilakukan di seluruh pasar tradisional di Karawang. Sebab, sejauh ini pasar menjadi salah satu pusat perkumpulan orang.

"Siapapun boleh ikut, baik pedagang, pembeli, ataupun warga. Ini gratis," kata dia.

Pipin, salah seorang pembeli mengaku lega hasil tes cepat dirinya negatif. Sebab, sebelumnya ia sempat was-was.

"Namanya jualan, pasti ketemu banyak orang," kata Pipin.

Baca juga: 44 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Raya Padang Ditutup Bertahap Mulai Jumat

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

Regional
Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Regional
Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Regional
Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Regional
Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Regional
Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X