Dua Kabupaten di Bengkulu Tolak Pendatang dari Zona Merah Covid-19

Kompas.com - 12/05/2020, 13:40 WIB
Sejumlah Aparat TNI, POLRI, Satpol PP dan BPBD memperketat akses masuk Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu KOMPAS.COM/FIRMANSYAHSejumlah Aparat TNI, POLRI, Satpol PP dan BPBD memperketat akses masuk Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu

BENGKULU, KOMPAS.com - Dua kaupaten di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong menolak kunjungan pendatang ke daerah itu.

Larangan ini diterbitkan menyusul hanya dua kabupaten ini di Provinsi Bengkulu yang belum terpapar Covid-19.Provinsi Bengkulu memiliki 10 kabupaten dan kota, delapan wilayah dintaranya telah terpapar Covid-19.

Semua pendatang yang ingin berkunjung ke dua kabupaten ini akan diminta kembali ke asal masing-masing hingga kasus Covid-19 reda.

Baca juga: Mantan Kapolda Bengkulu Dinyatakan Positif Covid-19, Sehari Setelah Sertijab

Komandan kodim Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong Letkol Inf Sigit Purwoko, menjelaskan pembatasan pendatang yang masuk ke Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong ini dilakukan dalam rangka terus menjaga kedua kabupaten ini tetap menjadi zona hijau.

"Tiap posko perbatasan diperketat, pendatang terutama dari zona merah tidak boleh masuk," ujar Letkol inf Sigit Purwoko dalam pesan singkatnya pada kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Pihaknya telah meningkatkan jumlah personel bekerjasama dengan kepolisian, Satpol PP dan BPBD di tiap-tiap posko perbatasan.

 

Meski terkesan ketat pengunjung yang boleh masuk harus memenuhi sejumlah kriteria bersifat penting tetap diperbolehkan masuk dengan mengikuti protokol yang diterapkan diposko.

"Spesifikasi yang boleh masuk yakni distribusi logistik makanan dan obat-obataan tetap bisa masuk, namun dicek ketat oleh petugas berjaga diposko," ujar Sigit kembali.

Baca juga: Anggota Dewan Tak Mau Pakai Masker, Saat Diingatkan Malah Maki Petugas

Selain peningkatan jumlah personel, fasilitas pengecekkan di tiap posko perbatasan ditingkatkan.

Di posko tersedia bilik disinfektan, tempat pencuci tangan, dan pemeriksaan kesehatan dan posko dijaga 24 jam dengan sistem shift petugas yang berjaga.

Sejauh ini terdapat 37 kasus positif Covid-19 di Bengkulu. Jumlah ini terbagi dalam lima klaster, klaster Jamaah Tabligh, Karyawan perbankan, klaster orang dari luar daerah, klaster aparat kemanan dan klaster medis. Jumlah tersebut tersebar di 8 kabupaten dan kota dalam Provinsi Bengkulu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X