Kisah Mahasiswa NTT Kesulitan Kuliah Online karena Tak Punya Ponsel

Kompas.com - 12/05/2020, 09:44 WIB
Aloysius Lamanepa (58), warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, saat menerima bantuan HP dari Bripka Abdul Asis. HP itu akan diberikan untuk anaknya Fortunatus Roland Lamanepa (20), yang digunakan untuk kuliah online KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREAloysius Lamanepa (58), warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT, saat menerima bantuan HP dari Bripka Abdul Asis. HP itu akan diberikan untuk anaknya Fortunatus Roland Lamanepa (20), yang digunakan untuk kuliah online


KUPANG, KOMPAS.com - Fortunatus Roland Lamanepa (20), mahasiswa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kesulitan mengikuti proses kuliah secara online.

Mahasiswa semester III Progam Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Jurusan Perikanan Kelautan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, itu tidak memiliki telepon seluler (ponsel) untuk kuliah online.

Ponselnya sudah rusak sebelum adanya perkuliahan online.

Ia pun terpaksa meminjam ponsel tetangga dan teman untuk mengikuti perkuliahan online.

Baca juga: Cerita Pelajar di NTT, Belajar Sambil Usir Burung yang Mengintai Padi di Sawah

Namun, ia harus mengisi pulsa data guna memperlancar proses kuliah online tersebut.

Sejak pekan lalu, ia sudah berapa kali tidak mengikuti kuliah online karena tidak memiliki uang untuk mengisi pulsa data serta belum bisa memperbaiki ponsenya yang rusak.

Ada niat untuk kredit ponsel. Namun, kehidupan keluarganya memprihatinkan.

Roland tinggal dengan ayahnya, Aloysius Lamanepa (58), di lahan kosong di RT 013 RW 008 Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT.

Ayahnya tidak memiliki pekerjaan tetap dan sudah dua tahun menderita sakit diabetes.

Penyakit itu menyebabkan kaki kanan sang ayah luka dan bengkak serta sulit disembuhkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X