Teriakkan "Mayday" Sebelum Pesawat Jatuh, Pilot Ditemukan Meninggal di Kedalaman 13 Meter Danau Sentani

Kompas.com - 12/05/2020, 08:54 WIB
 Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jatuh di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (12/5). Dok. SAR Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) jatuh di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (12/5).

KOMPAS.com- Pilot pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) yang jatuh di Danau Sentani, Jayapura meninggal dunia.

Sang pilot bernama Joice Lin itu sempat dicari keberadaannya oleh tim SAR usai pesawat jatuh di danau tersebut pada Selasa (12/5/2020) pagi.

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 13 meter.

Sesaat sebelum terjatuh rupanya Joice sempat meneriakkan tanda bahaya.

Baca juga: Pesawat Milik MAF Jatuh di Danau Sentani, Papua

Kronologi

Ilustrasi pilot.AFP / JONATHAN NACKSTRAND Ilustrasi pilot.
Kepala Kantor SAR Jayapura Zainul Thahar menjelaskan, awalnya pesawat lepas landas dari Bandara Sentani pukul 06.27 WIT.

Pesawat itu hanya membawa kargo dengan tujuan Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara. Tidak ada penumpang di dalamnya.

"Pukul 06.27 pesawat take off. Pukul 06.29 pesawat lost contact," kata Zainul.

Baca juga: Pilot Pesawat yang Jatuh di Danau Sentani Ditemukan Meninggal

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X