Kompas.com - 12/05/2020, 06:51 WIB
Ketua RW 03 Suryo Setiawan (kanan) bersama warga saat persiapan memasak di dapur umum RT.2 RW 03 Kelurahan Jomblang, Candisari Senarang, Senin (27/4/2020) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua RW 03 Suryo Setiawan (kanan) bersama warga saat persiapan memasak di dapur umum RT.2 RW 03 Kelurahan Jomblang, Candisari Senarang, Senin (27/4/2020)

SEMARANG, KOMPAS.com - Warga RT002/RW03, Kelurahan Jomblang, Semarang, Jawa Tengah, bergotong-royong mendirikan dapur umum memenuhi kebutuhan warga yang terdampak Covid-19.

Dalam sehari, ratusan porsi makanan dan minuman dibagikan untuk warga sekitar secara gratis.

Semangat saling menjaga warga itu pun sejalan dengan prinsip Jogo Tonggo yang digelorakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ketua RW 03 Suryo Setiawan (51) mengatakan, didirikan dapur umum bermula dari  keprihatinan akan nasib ratusan warga yang terkena dampak pandemi corona.

"Di sini banyak pekerja yang dirumahkan mulai dari buruh, sopir mikrolet, karyawan hotel, kuli bangunan, penjual nasi kucing, dan pedagang. Maka dalam kondisi saat ini penting sekali ada dapur umum yang mampu memenuhi kebutuhan warga yang sedang kesulitan," kata Suryo.

Baca juga: Belum Terapkan PSBB, Kota Semarang Pilih Berlakukan Jogo Tonggo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suryo berharap, dapur umum tersebut dapat meringankan beban warganya yang terdampak Covid-19.

Terpenting, kata dia, saling menjaga spirit Jogo Tonggo sehingga dapat menjadi tradisi getok tular kepada warga di kampung lainnya.

"Pandemi corona kan kita tidak tahu sampai kapan, sehingga kita jaga semangat Jogo Tonggo ini dengan menyiapkan lumbung pangan dari jimpitan dan ronda. Sehingga harapannya warga dari kampung lain juga bisa menerapkan hal serupa," ujarnya.

Hingga saat ini di Kelurahan Jomblang sudah memiliki dua dapur umum yang dikelola secara swadaya.

Terbaru dapur umum telah didirikan di wilayah RT003.

Baca juga: Bukan PSBB, Kota Semarang Akan Berlakukan Konsep Jogo Tonggo

Selain mendirikan dapur umum, warga Jomblang ini juga menyediakan tempat cuci tangan, dan karantina mandiri yang diperuntukan bagi warga pendatang.

Tak hanya itu, warganya juga swadaya membuat masker untuk kebutuhan alat pelindung diri yang dibagikan kepada warga setempat.

"Sekitar 500-600 masker sekali produksi. Pakai kain kita belanja dan jahit sendiri. Dan dibagikan gratis bagi warga sekitar," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X