Toko Kelontong Penyalur Bansos PKH di Grobogan Hangus Terbakar

Kompas.com - 12/05/2020, 05:36 WIB
Sebuah toko kelontong milik salah satu warga di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ludes terbakar, Senin (11/5/2020) malam. Dokumen Damkar GroboganSebuah toko kelontong milik salah satu warga di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ludes terbakar, Senin (11/5/2020) malam.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Sebuah toko kelontong milik salah satu warga di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ludes terbakar, Senin (11/5/2020) malam.

Sembako dari pemerintah senilai Rp 200 juta yang akan disalurkan ke warga di tengah pandemi Covid-19 juga ikut terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum musibah nahas terjadi, sekitar pukul 18.40 WIB arus listrik di toko kelontong yang sudah tutup tiba-tiba padam.

"Saya mencium bau gosong dari arah toko. Setelah saya hampiri ternyata toko terbakar," kata Ahmad Sodik (35), menantu pemilik toko kelontong di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran di Kapal Tanker Waruna, Kapolres Belawan: 1 Orang Meninggal Dunia

Sejumlah warga yang melihat kepulan asap mencoba memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya.

Tak lama kemudian, kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Openeli (48), ketua RT setempat mengatakan, api baru dapat dikuasai sekitar pukul 21.30 WIB.

"Sembako dagangan dan bansos PKH untuk warga ludes terbakar. Kerugian diperkirakan Rp 800 juta," kata Openeli.

Baca juga: Kebakaran Kapal Tanker Waruna, Asap Hitam Mengepul dan Terdengar 5 Kali Ledakan

Sementara itu, Kepala Desa Sambirejo Denie Indrias mengatakan, selama ini pemilik toko kelontong yang terbakar tersebut tercatat sebagai penyalur sembako bantuan sosial dari pemerintah.

"Memang Bu Sukarti penyalur bantuan sosial untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sambirejo," jelasnya.

Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Sutomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik.

"Kami masih mendalami kasus kebakaran ini. Untuk kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," kata Sutomo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X