Total 15 Kasus Positif Covid-19 di Jombang, Tersebar di 7 Kecamatan

Kompas.com - 11/05/2020, 20:51 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

JOMBANG, KOMPAS.com - Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengumumkan tambahan tiga kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Senin (11/5/2020).

"Untuk pasien terkonfirmasi sampai dengan hari ini sebanyak 15 orang dari yang sebelumnya sebanyak 12 orang," kata Budi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin.

Budi menjelaskan, dua dari tiga pasien itu merupakan pasien dalam pengawasan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara satu pasien merupakan kasus baru.

Baca juga: Risma Marah 50 Persen Pasien Positif Covid-19 di Surabaya dari Luar Daerah, Ini Alasannya

"Hal ini dikarenakan ada tambahan 1 orang terkonfirmasi baru dan 2 PDP yang naik status ke terkonfirmasi," kata Budi.

Mereka di antaranya, perempuan berinisial K asal Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Perempuan berusia 51 tahun itu bekerja di Surabaya dan dirawat di ruang isolasi RSI Jemursari Surabaya.

Sedangkan dua pasien lainnya dirawat di RSUD Jombang. Pasien laki-laki berinisial MIA (43) dan pasien perempuan berinisial K (40) itu berasal dari Kecamatan Sumobito.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budi memerinci, para pasien positif corona di Kabupaten Jombang, tersebar di beberapa Kecamatan. Di antaranya, empat pasien di Kecamatan Diwek dan tiga pasien di Kecamatan Sumobito.

Masing-masing dua pasien berasal dari Kecamatan Jombang, Kecamatan Ploso, dan Kecamatan Tembelang.

Sementara masing-masing satu pasien berasal dari Kecamatan Peterongan dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

"Untuk sebaran pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jombang, tersebar di 7 Kecamatan, " ujar Budi.

Berdasarkan kluster penyebaran atau penularan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengidentifikasi beberapa klaster.

Dari klaster luar negeri satu orang, klaster Bekasi satu orang, klaster pelatihan haji tiga orang, dua orang dari klaster Ponpes Temboro, Magetan.

Berikutnya, satu orang diidentifikasi dari transmisi lokal, serta sebagian yang lain diduga berasal dari klaster tempat kerja di Surabaya.

Budi menjelaskan, dua dari 15 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jombang sudah dinyatakan sembuh.

Selain dua pasien sembuh, ada dua pasien yang menjalani isolasi mandiri, serta tiga pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Jombang.

Baca juga: Minta Kades Umumkan Penerima Bansos, Bupati Jombang: Biar Diawasi Masyarakat

Hingga Senin, lanjut Budi, ada 8 pasien yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jombang dan Surabaya.

Sebanyak 20 pasien dalam pengawasan tercatat di Kabupaten Jombang. Sementara delapan PDP dirawat di rumah sakit dan dua dinyatakan positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X