Lebih dari 8 Jam, Api di Kapal MT Jag Leela Belum Juga Padam

Kompas.com - 11/05/2020, 18:14 WIB
Sudah lebih dari 8 jam petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di kapal MT Jag Leela yang terbakar di galangan kapal PT Waruna di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Petugas masih menyemprotkan air bertekanan ke arah cerobong bagian belakang kapal. Semakin sore, semakin menjadi tontonan. KOMPAS.COM/DEWANTOROSudah lebih dari 8 jam petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di kapal MT Jag Leela yang terbakar di galangan kapal PT Waruna di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Petugas masih menyemprotkan air bertekanan ke arah cerobong bagian belakang kapal. Semakin sore, semakin menjadi tontonan.

MEDAN, KOMPAS.com - Pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di Kapal MT Jag Leela yang terbakar di galangan kapal PT Waruna di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020).

Hingga lebih dari 8 jam, api masih belum bisa dipadamkan seluruhnya.

Petugas masih menyemprotkan air bertekanan tinggi ke arah cerobong bagian belakang kapal.

Baca juga: 4 Pedagang Ini Hampir Setahun Menjual Daging Sapi yang Ternyata Babi

 

Berdasarkan pemantauan dari jauh terlihat petugas berseragam merah dengan helm keluar masuk ruangan-ruangan kapal.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dayan sebelumnya mengonfirmasi bahwa 1 orang meninggal dunia dan 22 korban luka dibawa ke rumah sakit milik Pelindo dan TNI AL.

Kebakaran ini terjadi pada Senin, pukul 08.30 WIB.

Menurut saksi mata, kebakaran itu disertai dengan beberapa kali ledakan.

Sebelum suara ledakan, saksi mendengar suara desis yang seperti bunyi gas.

Baca juga: Target Akhir Mei 2020 Bebas Corona, Ini Strategi Pemkot Padang

Sementara itu, upaya pemadaman api yang cukup lama menjadi tontonan warga di sekitar lokasi.

Petugas sekuriti beberapa kali melarang warga untuk masuk. Tampak anggota TNI juga berjaga di pintu gerbang masuk galangan kapal tersebut.

Namun, warga terus berdatangan sekadar untuk melihat dan bertanya-tanya perihal kebakaran kapal.

Warga yang berkerumun banyak yang membawa serta anak-anaknya.

Baca juga: 80 Imam Masjid dan Mushala Dikumpulkan Terkait Shalat Berjemaah

Khalid seorang warga sekitar mengatakan, dia sengaja membawa istri dan anaknya untuk melihat sisa-sisa kebakaran, karena sebelumnya melihat di televisi dan media sosial.

"Iya, penasaran bagaimana kebakarannya. Tadi di TV apinya marak sekali. Rupanya sudah padam," kata Khalid.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Regional
Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Regional
PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

Regional
Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Regional
Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Regional
3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

Regional
30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

Regional
Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Regional
Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Regional
Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Regional
Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Regional
Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X