Berlaku Jam Malam Selama PSBB di Palangkaraya, Pelanggar Akan Disita KTP-nya dan Dikarantina

Kompas.com - 11/05/2020, 16:36 WIB
Petugas Dishub melakukan mengecek suhu tubuh pengendara mobil yang masuk ke Palangkaraya di Jalur Trans Kalimantan Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (30/4). Makna Zaezar/AntaraPetugas Dishub melakukan mengecek suhu tubuh pengendara mobil yang masuk ke Palangkaraya di Jalur Trans Kalimantan Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (30/4).

KOMPAS.com- Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimatan Tengah, memberlakukan jam malam selama masa penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) untuk menekan jumlah orang terjangkit virus corona.

Warga Palangkaraya diminta tidak keluar rumah mulai 20.00 WIB hingga 03.30 WIB.

"Ada sanksi yang dikenakan bagi warga yang melanggar aturan," ujar Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Senin (11/5/2020).

Baca juga: PSBB Mulai Berlaku di Palangkaraya, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Berdasarkan sosialisasi yang dikeluarkan oleh Bidang Humas Polda Kalteng, pelanggar jam malam akan dikenakan sanksi penahanan KTP dan Karantina Mandiri di tempat yang telah ditentukan.

Sanksi itu juga akan diberikan kepada warga yang keluar rumah tanpa mengenakan masker.

Selama PSBB berlaku, warung makan tidak boleh melayani di tempat, buka hanya untuk melayani bungkusan atau pesan antar.

Kendaraan mobil penumpang pribadi hanya boleh mengangkut penumpang keluarga satu rumah maksimal tiga orang dibuktikan dengan KTP/SIM/KK, sedangkan non keluarga maksimal dua orang.

Baca juga: [KLARIFIKASI] PSBB di Palangkaraya Berlaku pada 11 Mei, Bukan 8 Mei 2020

Pengguna sepeda motor tidak diperbolehkan berboncengan kecuali satu keluarga atau satu rumah.

Sedangkan pelaku, usaha lainnya, seperti panti pijat, salon, Warnet dan pasar dadakan atau pasar kaget, wajib menutup sementara tempat usahanya.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Terapkan Jam Malam saat PSBB Palangkaraya, Pelanggar Kena Sanksi Ini.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketapel Tradisional Asal Sukabumi, Dibanderol Jutaan hingga Dikirim ke Luar Negeri

Ketapel Tradisional Asal Sukabumi, Dibanderol Jutaan hingga Dikirim ke Luar Negeri

Regional
'Pokoknya Saya Tidak Akan Maafkan, Dia Harus Bayar Air Susu, Saya Sudah Capek Jadi Ibu'

"Pokoknya Saya Tidak Akan Maafkan, Dia Harus Bayar Air Susu, Saya Sudah Capek Jadi Ibu"

Regional
Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Regional
Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Regional
Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Regional
Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Regional
Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Regional
Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Regional
Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Regional
Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Regional
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Regional
Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Regional
Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Regional
Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Regional
Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X