Cerita Warga soal Abah Tono, Pemulung yang Mengaku Dapat Rp 1.500 Per Hari, tetapi Rumahnya Bertingkat

Kompas.com - 11/05/2020, 03:51 WIB
Abah Tono, pria tua yang viral karena mengaku kesulitan makan karena hanya memiliki penghasilan Rp.1.500 per hari dari hasil memulung. Padahal, rumahnya di  Kampung Babakan Sondiri RT 02/07 Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat terbilang layak dan memiliki sepeda motor. HandheldAbah Tono, pria tua yang viral karena mengaku kesulitan makan karena hanya memiliki penghasilan Rp.1.500 per hari dari hasil memulung. Padahal, rumahnya di Kampung Babakan Sondiri RT 02/07 Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat terbilang layak dan memiliki sepeda motor.

KOMPAS.com - Warga di Kampung Babakan Sondiri, RT 02 RW 07, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku terkejut dengan pengakuan Abah Tono di media sosial.

"Saya dengan Pak Tono satu RT, satu RW, dan kebetulan saya sebagai kepala desanya, (terkait video viral) itu jauh dari kenyataannya," ujar Kepala Desa Pangaubam, Enep Rusna, dilansir dari Tribunnews.

Seperti diketahui, dalam video yang viral, Abah Tono mengaku hanya mendapat Rp 1.500 per hari saat memulung.   

Tak hanya itu, Abah Tono juga mengaku, dengan penghasilannya tersebut, dirinya hanya cukup untuk membeli kerupuk untuk makan. 

 Baca juga: YouTuber Ferdian Paleka Jadi Korban Bullying Tahanan Polrestabes Bandung

Enep menjelaskan, kondisi ekonomi Abah Tono tak semiris yang ada dalam video.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia juga memiliki dua motor, kalau tidak salah, anaknya satu dia satu," ucapnya.

Lalu, menurut Enep, dua anak Abah Tono telah bekerja. Selain itu, Abah Tono juga menerima bantuan dari desa yang diberikan setiap bulannya. 

"Tapi, kalau bilang dia tidak makan, tetangga juga geram, merasa dipermalukan oleh beliau, kan dosa pak kalau ada orang atau tetangga yang sampai enggak makan," ucapnya.

Enep menambahkan, Abah Tono juga memiliki perabotan seperti kursi dan lemari di rumahnya tersebut.

 

Imbauan warga

Seperti diberitakan sebelumnya, Abah Tono terekam dalam video mengaku dalam sehari hanya mendapat penghasilan Rp 1.500 hingga Rp 2.000.

Abah Tono juga menyebutkan bahwa dengan penghasilan itu, dirinya kadang makan dan kadang tidak.

Uang tersebut cukup untuk dia belikan kerupuk untuk makan. Video tersebut sempat mengundang rasa haru warganet dan bersimpati kepada Abah Tono.

Sementara itu, setelah video tersebut menjadi viral, Enep mengaku banyak dermawan yang datang ke rumah Abah Tono untuk membantu. 

Baca juga: 26.000 Warga Jateng di Jabodetabek Bakal Dapat Kiriman Bantuan Sembako

 

Dirinya pun mengimbau kepada para dermawan agar bisa memperhatikan masyarakat lain yang kondisi ekonominya di bawah Abah Tono.

Selain itu, Enep berjanji bantuan pemerintah Desa Pangauban yang kerap diterima Abah Tono setiap bulan tidak akan dihentikan meski telah membuat malu masyarakat sekitar.

"Bukannya mau menyetop, tapi menurut hemat saya, masih banyak yang harus dikasihani. Kalau mau kasih bantuan jangan karena viral Pak Tono yang membohongi diri sendiri," tuturnya.

(Penulis: Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana | Editor: Farid Assifa)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul: Viral Ngaku Penghasilannya Sehari hanya Rp 2.000, Ternyata Rumah Bah Tono Tiga Lantai



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X