13 Anggota Ormas yang Serang Kantor Kontraktor di Samarinda Positif Narkoba

Kompas.com - 10/05/2020, 16:19 WIB
Polisi membawa anggota ormas menuju Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kaltim, Sabtu (9/5/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPolisi membawa anggota ormas menuju Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kaltim, Sabtu (9/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sebanyak 13 dari 49 anggota organisasi masyarakat ( ormas) yang menyerang salah satu kantor kontraktor di Jalan Tantina, Samarinda, Kalimantan Timur, dinyatakan positif menggunakan narkoba.

"Mereka terindentifikasi positif setelah dilakukan tes urine di oleh Satreskoba di Mapolresta Samarinda,” ungkap Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol R Sigit Hutomo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Baca juga: Lakukan Kekerasan Saat Tagih Utang, Puluhan Anggota Ormas Diciduk Polisi

Belasan orang tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas.

“Dari 13 orang ini ada yang bawa senjata dan ada yang tidak. Untuk yang bawa senjata sedang didalami Satreskrim. Jadi kami saling koordinasi sama Satreskrim. Kalau sudah mereka selesai periksa bawa sajam, kami periksa soal narkoba,” terangnya.

Jika hasil pemeriksaan tak ditemukan adanya jaringan dan penggunaan narkoba, maka mereka bisa direkomendasikan menjalani rehabilitasi di BNNK Samarinda.

“Tapi kalau ada temuan lebih jauh, maka kita kejar terus untuk pengungkapan kasus narkoba,” tegas dia.

Baca juga: Tagih Utang, Ormas Serang Kantor Kontraktor dan Sekap 3 Karyawan

Diberitakan sebelumnya, puluhan anggota ormas tersebut mendatangi lokasi kantor membawa sejumlah senjata tajam.

"Mereka merusak sejumlah fasilitas kantor dan menyekap tiga karyawan di gudang," ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa kepada Kompas.com di Samarinda.

Motif penyerangan, kata Damus, dipicu masalah utang.

Puluhan anggota ormas tersebut datang menagih sejumlah utang proyek ke perusahaan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X