Sepakati PSBB Malang Raya, Khofifah Ajukan Usulan ke Kemenkes

Kompas.com - 09/05/2020, 18:55 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menggelar rapat pertemuan membahas persiapan PSBB untuk kawasan Malang Raya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (9/5/2020) siang. Dok. Pemprov JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menggelar rapat pertemuan membahas persiapan PSBB untuk kawasan Malang Raya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (9/5/2020) siang.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu sepakat untuk menerapkan pembatasan sosial Berskala Besar ( PSBB) di kawasan Malang Raya.

Kesepakatan itu diambil usai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menggelar rapat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (9/5/2020) siang.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyatakan siap untuk melanjutkan kesepakatan ini dengan mengajukan usulan penetapan PSBB Malang Raya ke Kementerian Kesehatan pada Minggu (10/5/2020).

"Kami tadi sudah rapatkan dan kami sepakat untuk mengajukan penetapan PSBB kepada Menteri Kesehatan untuk menerapkan PSBB di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang cukup masif di tiga kawasan daerah ini," kata Khofifah, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Seluruh Kepala Daerah di Malang Raya Sepakat Ajukan PSBB

Khofifah menyampaikan, ada sejumlah pertimbangan yang menjadi landasan kebijakan ini diambil, salah satunya kajian epidemiologi perkembangan Covid-19 di kawasan Malang Raya.

"Tadi rapatnya diawali dengan pemaparan dr Windhu Purnomo dari FKM Unair tentang kajian epidemiologi secara keseluruhan kawasan Malang Raya. Dan jika dilihat dari scoring system yang di-breakdown dari Permenkes tentang PSBB, maka Malang Raya ini skornya sudah sepuluh, maka sudah saatnya Malang Raya ini diterapkan PSBB," ujar Khofifah.

Dalam kajian epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga Surabaya, disebutkan di Malang Raya sudah terjadi doubling time atau peningkatan kasus menjadi dua kali lipat.

Baca juga: Cegah Kejadian Seperti Surabaya, Pemkot Rapid Test Karyawan Sampoerna Malang

Doubling time dianggap sudah terjadi sebanyak 4 periode di Malang Raya.

Kemudian, angka kasus konfirmasi Covid-19 di Malang Raya sudah mencapai 1,5 persen per 100.000 penduduk.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Regional
14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

Regional
Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Regional
Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Regional
Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Regional
Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Regional
Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Regional
Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Regional
KPK Kembali Geledah Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kutai Timur

KPK Kembali Geledah Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kutai Timur

Regional
Pelaku Tetap Bekerja di Lokasi Pembunuhan Usai Membunuh Saudaranya karena Disebut Bodoh

Pelaku Tetap Bekerja di Lokasi Pembunuhan Usai Membunuh Saudaranya karena Disebut Bodoh

Regional
Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Regional
Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Regional
Viral, Foto Petugas Satpol PP Makassar dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta

Viral, Foto Petugas Satpol PP Makassar dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta

Regional
7 Pria Pemerkosa Ibu Muda di Hutan Ditangkap

7 Pria Pemerkosa Ibu Muda di Hutan Ditangkap

Regional
Cerita Peserta UTBK UGM yang Waswas Ikut Ujian di Tengah Wabah

Cerita Peserta UTBK UGM yang Waswas Ikut Ujian di Tengah Wabah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X