Misteri Sinyal Tanda Bahaya di Laut Bangka, Kecoh Tim SAR dan Diduga dari Alat Kapal Tanker yang Dibuang

Kompas.com - 09/05/2020, 16:37 WIB
Tim SAR temukan alat yang bisa mengirimkan sinyal tanda bahaya di Kepulauan Bangka Belitung. Dok. Tim SARTim SAR temukan alat yang bisa mengirimkan sinyal tanda bahaya di Kepulauan Bangka Belitung.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sinyal tanda bahaya kerap muncul beberapa kali di laut Bangka.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang mencatat sinyal tanda bahaya muncul pertama kali pada 6 Mei 2020 pada pukul 12.00 WIB.

Saat itu ada 17 kali notifikasi berkelanjutan mulai dari pukul 11.59 hingga 17.08 WIB.

Sinyal tanda bahaya tersebut sempat merepotkan dan mengecoh tim SAR karena terus menerus mengirimkan tanda bahaya.

Baca juga: Misteri Sinyal Tanda Bahaya di Laut Bangka Akhirnya Terungkap

Petugas pun melakukan pelacakan. Sinyal tanda bahaya tersebut ternyata berasal dari alat Emergency Position-Indicating Radio Beacon (EPIRB).

Alat tersebut adalah milik kapal SC Eternity XLVII-LPG Tanker milik PT Sukses Inkor Maritim.

Setelah tujuh jam pencarian dengan armada KN Karna 246, pelontar sinyal berbetuk kotak hitam tersebut ditemukan pada koordinat 1°45.168'S 107°10.412'E.

"Selanjutnya tim mematikan perangkat tersebut dan balik ke dermaga," ujar Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Fazzli dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: Lepas Tanda Bahaya, Kapal Kargo Singapura Terpantau Ganti Nama di Pantai Australia

Diduga sengaja dibuang awak kapal

Ilustrasi kapal barang.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kapal barang.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Fazzli menduga alat pemancar sinyal darurat itu sengaja dibuang oleh awak kapal setelah mereka mendapatkan alat yang baru.

"Mereka membawa 2 unit EPIRB. Selajutnya EPIRB yang lama diganti dengan EPIRB yang baru dan yang lama dibuang ke laut. Seketika itu Basarnas mendapatkan notifikasi terus-menerus mengenai distress alert," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X