[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Ditemukan Tinggal Kerangka | Fakta Baru Kasus Penganiayaan Ibu Muda

Kompas.com - 09/05/2020, 06:30 WIB
Kepolisian dan tim forensik RS Polri melakukan penggalian makam misterius di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020). Tampak SM (17), korban penganiayaan dan penyekapan suaminya AA (37) menunjukkan lokasi makam ke polisi. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKepolisian dan tim forensik RS Polri melakukan penggalian makam misterius di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020). Tampak SM (17), korban penganiayaan dan penyekapan suaminya AA (37) menunjukkan lokasi makam ke polisi.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Hanya karena masalah utang sebesar Rp 250.000, seorang sopir berinisial FR (21) tega membunuh seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah warga menemukan kerangka manusia di sebuah perkebunan kelapa sawit, pada Sabtu (20/4/2020).

Mendapat laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengungkap identitas korban dan pelaku pembunuhan.

Sementara di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, polisi menemukan fakta baru dalam kasus penganiayaan yang dilakukan suami berinisial AA (37) terhadap istrinya SM (17).

Di belakang rumah kontrakan mereka, ditemukan sebuah makam yang diduga digunakan pelaku AA untuk mengubur korban lainnya.

Dua berita tersebut menjadi perhatian pembaca di Kompas.com.

Berikut ini lima berita populer nusantara selengkapnya:

1. Pembunuhan siswi SMP di Jambi

Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

Kasus penemuan kerangka manusia di sebuah perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Betara, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (20/4/2020) berhasil diungkap polisi.

Korban diketahui seorang siswi bernama Inah, seorang siswi SMP.

Pengungkapan identitas berawal dari adanya orangtua yang melapor anaknya hilang sejak bulan Februari atau sekitar dua bulan lalu.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial FR (21).

Adapun motif pembunuhan tersebut karena pelaku merasa kesal, karena utang korban sebesar Rp 250.000 tak segera dikembalikan.

Baca juga: Siswi SMP Dibunuh dan Ditemukan Tinggal Kerangka, Pelaku Tertangkap dari Like Facebook Korban

2. Fakta baru penganiayaan ibu muda di Bogor

Ibu muda berinisial SM (17) menderita trauma berat setelah berhasil kabur dari kontrakan suaminya di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia disekap di kamar dengan toilet, dianiaya dan tak diberi makan sampai berhari-hari hingga berhasil kabur. Dok Istimewa Ibu muda berinisial SM (17) menderita trauma berat setelah berhasil kabur dari kontrakan suaminya di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia disekap di kamar dengan toilet, dianiaya dan tak diberi makan sampai berhari-hari hingga berhasil kabur.

Polisi menemukan fakta baru dalam kasus penganiayaan yang dilakukan AA terhadap istrinya SM di di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari pengakuan korban, ada sebuah makam di belakang rumah kontrakan mereka yang diduga digunakan pelaku untuk mengubur korban lainnya.

"Iya, hasil pengembangan kasus yang kemarin itu dari keterangan si korban (SM) bahwa di sana (belakang rumah) ada mayat dikubur," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena ketika dihubungi Kompas.com, Kamis, (7/5/2020).

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, polisi akan melakukan penggalian makam.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Penganiayaan Ibu Muda, Polisi Temukan Kuburan di Belakang Rumah

3. Duel maut di tepi sawah, satu orang tewas

-THINSTOCK -

Evan Sukmana (25), tewas setelah terlibat duel dengan teman dekatnya berinisial IL (25).

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir sawah Kampung Karanglayung, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Dari informasi yang didapat, perselisihan mereka berkaitan dengan masalah uang.

Korban tewas karena kehabisan darah setelah mendapat sabetan pisau.

"Kalau tadi lihat saat kejadian, korban kayaknya kehabisan darah karena sabetan pisau di bagian pahanya," kata Rezki Okta Fauzi (25), salah satu teman korban sekaligus saksi mata di lokasi kejadian.

Baca juga: 2 Pemuda Duel di Tepi Sawah Menjelang Sahur, 1 Tewas

4. Klarifikasi YouTuber Ferdian Paleka

YouTuber Ferdian Paleka saat berada di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).KOMPAS.com/ AGIE PERMADI YouTuber Ferdian Paleka saat berada di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).

YouTuber Ferdian Paleka mengklarifikasi bahwa video permintaan maaf yang diakhiri dengan kata tapi bohong tidak berkaitan dengan video prank sembako sampah.

Sebab, video tersebut sudah dibuat pada tahun sebelumnya.

"Itu (video) tahun kemarin, kasus sama salah satu selebgram juga," kata Ferdian saat rilis penangkapan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020) sore.

"Dan video itu hoaks semua, enggak ada yang benar," kata Ferdian sambil tertunduk.

Meski tidak berkaitan, namun pihaknya mengaku menyesal dan minta maaf terkait prank sembako sampah yang dilakukan terhadap sejumlah orang.

Baca juga: Penjelasan YouTuber Ferdian Paleka soal Video Maaf tapi Bohong

5. Penangkapan YouTuber Ferdian Paleka

YouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah.DOK. HUMAS POLRESTABES BANDUNG YouTuber Ferdian Paleka (tengah) dan dua rekannya yang terlibat dalam video prank pembagian sembako berisi sampah.

Polisi berhasil menangkap YouTuber Ferdian Paleka pada Jumat (8/5/2020) dini hari.

Ferdian ditangkap atas kasus prank sembako berisi sampah yang dilakukan untuk mempermalukan para korbannya beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan, pelaku ditangkap di KM 19 Tol Merak-Jakarta.

Saat dilakukan penangkapan itu, tidak ada perlawan dari pelaku.

"Tadi dini hari 00.30 WIB Gabungan Jatanras Polda Jawa Barat dan Jatanras Polrestabes Bandung telah mengamankan saudara F dan A dari pelariannya," kata Saptono Erlangga saat dihubungi Kompas.com, Jumat pagi.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Ferdian Paleka: Sempat Lari ke Palembang, Ditangkap Saat Menuju Bandung

Sumber: Kompas.com (Penulis : Putra Prima Perdana, Agie Permadi, Irwan Nugraha, Afdhalul Ikhsan | Editor : Aprillia Ika, Abba Gabrillin, Dheri Agriesta, Pythag Kurniati)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X