Kompas.com - 08/05/2020, 15:24 WIB
Dua orang tewas tertimpa reruntuhan batu di lokasi tambang batu di Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2020) sore. Dokumen Polres RembangDua orang tewas tertimpa reruntuhan batu di lokasi tambang batu di Desa Blimbing Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2020) sore.

REMBANG, KOMPAS.com - Kepolisian masih mendalami musibah longsor yang menewaskan dua orang dan melukai empat orang di lokasi tambang batu di Desa Blimbing, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Dari keterangan Satreskrim Polres Rembang, keenam korban diketahui sopir dump truk yang tertimpa reruntuhan material batu.

Longsor batu juga menghancurkan enam unit dump truk.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, aktivitas tambang batu yang berlokasi di sebelah selatan Pelabuhan Tanjung Bonang tersebut tidak mengantongi izin beroperasi alias ilegal.

Baca juga: Detik-detik Tambang Batu di Rembang Longsor, 2 Orang Tewas dan 6 Truk Hancur

Bahkan, kata dia, aktivitas pengerukan material batu itu sudah berlangsung sejak Januari 2020.

"Tak ada izinnya sama sekali dan infonya sudah beroperasi sejak Januari lalu," kata Dolly saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (7/5/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng Sujarwanto Dwiatmoko membenarkan jika aktivitas tambang batu tersebut adalah ilegal.

Saat ini, kata dia, tim ESDM Provinsi Jateng sudah diterjunkan ke lokasi tambang maut tersebut.

"Iya tambangnya ilegal. Kasus sudah ditangani polisi. Tim ESDM sedang mengecek lapangan," jelas Sujarwanto.

Baca juga: 2 Orang Tewas dan 4 Luka Tertimpa Longsoran Tambang Batu di Rembang

Diberitakan sebelumnya, dua orang tewas tertimpa reruntuhan batu di lokasi tambang batu di Desa Blimbing, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2020) sore.

Selain dua orang tewas, empat orang lainnya luka-luka dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas terdekat.

"Iya benar masih kami dalami," kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito.

Bambang menjelaskan, sejumlah pekerja tambang sedang beraktivitas di bawah tebing sebelum terjadi longsor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X