Pembagian Bansos Ricuh Diduga Salah Prosedur, Ini Jawaban PT Pos

Kompas.com - 08/05/2020, 14:57 WIB
Pembagian bantuan JPS Provinsi Sumbar di Nagari atau Desa Rawang Gunuang Malelo, Pesisir Selatan berlangsung ricuh. Akibatnya kantor wali nagari rusak, Kamis (7/5/2020) Foto: Dok Wali Nagari RawangPembagian bantuan JPS Provinsi Sumbar di Nagari atau Desa Rawang Gunuang Malelo, Pesisir Selatan berlangsung ricuh. Akibatnya kantor wali nagari rusak, Kamis (7/5/2020)

PADANG, KOMPAS.com - PT Pos memberikan klarifikasi soal pembagian bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS) yang berlangsung ricuh di Kantor Nagari Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Menurut Kepala PT Pos Cabang Pesisir Selatan Bahrul Husni, pembagian bantuan sosial tersebut terpaksa dilakukan secara komunitas, karena alamat penerima tidak lengkap dan jelas.

"Alamat yang diberikan tidak lengkap dan jelas. Hanya menunjukkan nama dusun saja, tidak ada RT/RW maupun nomor rumah," kata Bahrul saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: Pembagian Bansos Ricuh, Pemprov Sumbar Sebut akibat Tak Sesuai Prosedur

Bahrul mengatakan, karena keterbatasan itu pihaknya berkoordinasi dengan bupati, dinas sosial dan camat.

Pada akhirnya, pembagian bansos disepakati secara komunitas di kantor wali nagari atau kantor desa setempat.

Menurut Bahrul, pembagian tersebut sesuai dengan protokol Covid-19, yaitu antara satu warga dengan warga lain berjarak 1 meter.

"Awalnya berlangsung sesuai protokol Covid-19, namun setelah itu ricuh. Soal kericuhan itu saya tidak tahu. Namun yang jelas saya minta petugas untuk kembali ke kantor," kata Bahrul.

Baca juga: 2 Pemuda Duel di Tepi Sawah Menjelang Sahur, 1 Tewas

Akibat kericuhan tersebut, dari 148 warga yang akan dibagikan bantuan, baru 49 orang yang sudah selesai menerima.

Menurut Bahrul, dalam kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar memang dimungkinkan pembagian bantuan itu secara komunitas, tidak langsung ke rumah warga.

"Saya akan koordinasi dengan pimpinan PT Pos di Padang, apakah ini menyalahi atau tidak," kata Bahrul.

Bahrul mengatakan, untuk 99 penerima bantuan lainnya, pihaknya akan mencarikan alternatif lain seperti door to door atau warga datang ke Kantor Pos.

Baca juga: Jenazah di Rumah Penyekap Istri Diduga Perempuan Gangguan Jiwa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Mesum dengan Pria Lain di Dalam Mobil, Oknum ASN Pemkab Sampang Jadi Tersangka

Regional
Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Fasilitas Kesehatan di Jatim Ditambah karena Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Rinciannya

Regional
PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

PTKM di Gunungkidul Diperpanjang, Aturan Dilonggarkan

Regional
Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap KTP Disita

Regional
Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Istri Wakil Bupati Bantul Juga Positif Covid-19

Regional
3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

3.040 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Madiun, Wali Kota Bakal Divaksin Pertama

Regional
30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

30 Pekerja di PLTMG Wairita NTT Terkonfirmasi Positif Covid-19, Semua Tanpa Gejala

Regional
Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pemkab Ende Wajibkan Pelaku Perjalanan Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Regional
Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Kronologi Maling Tewas Diamuk Massa, Berusaha Kabur Setelah Berkelahi dengan Pemilik Rumah

Regional
Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Terima 6.800 Dosis Vaksin, Begini Tahapan Vaksinasi di Kabupaten Jember

Regional
Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Tiga Hari Terjebak di Lubang Galian Tambang, 10 Pekerja Belum Bisa Dievakuasi

Regional
Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Pemkab Sidoarjo Tutup Alun-alun dan Taman untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X