"Tak Ada Obat Panjang Umur, Saya Jalani Hidup dengan Tawakal, Ikhlas dan Rela"

Kompas.com - 07/05/2020, 16:03 WIB
Walau usia telah lebih dari 100 tahun, tak membuat nenek Wa Kaua, berdiam diri saja. Di usia yang mencapai sekitar 110 tahun ini, ia tak pernah melepaskan shalat lima waktu dan mengaji setiap harinya. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEWalau usia telah lebih dari 100 tahun, tak membuat nenek Wa Kaua, berdiam diri saja. Di usia yang mencapai sekitar 110 tahun ini, ia tak pernah melepaskan shalat lima waktu dan mengaji setiap harinya.

KOMPAS.com - Wa Kaua, seorang nenek yang berusia sekitar 110 tahun asal Kelurahan Wabororo, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tak punya resep obat panjang umur.

Dirinya mengungkapkan, hidupnya dia jalani dengan ikhlas, tawakal dan terus berdoa kepada Sang Kuasa.

“Tidak ada obat panjang umur, hanya saya selalu rela, sabar, ikhlas dan selalu tawakal. Ini mungkin membuat saya panjang umur, Alhamdulillah,” kata Wa Kaua kepada Kompas.com saat ditemui di rumahnya, Kamis (7/5/2020).

Baca juga: Terjaring Razia Balap Motor Liar, Oknum Anggota DPRD Madiun Diduga Terlibat Judi

Nenek Wa Kaua, di saat usia senjanya, juga dikenal rajin shalat lima waktu. Salah satu cucu Wa Kaua, Fatma, neneknya tersebut juga jarang mengeluh sakit.

Jika saat terasa capek, neneknya justru lebih sering mendaraskan dzikir.

“Paling sakit hanya rasa capek, sakit di belakang, mungkin pengaruh capeknya waktu dia muda dulu dirasakan sekarang,” kata Fatma.

Tinggal bersama cucu

Saat ini, nenek yang sudah mempunyai 9 cucu dan 12 cicit tersebut tinggal bersama Fatma di rumah panggung yang terbuat dari kayu.

Meskipun kondisi fisik sudah menua, Wa Kaua mengaku tidak ingin merepotkan anak cucunya. Dirinya masih berusaha ingin membantu, salah satunya dengan memasak air sendiri.

“Saya juga masih bisa membantu anak saya dan tidak membebankan anak saya seperti masih bisa masak air,” ujarnya.

Lalu, saat waktu shalat tiba, Wa Kaua pun melaksanakan dengan cara duduk. Setelah itu, dia lanjutkan dengan berdzikir di dalam kamar.

“Saat ini saya hanya tinggal menunggu dijemput Allah dengan memperbaiki amalan saya,” ucap Wa Kaua.

(Penulis: Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X