Aksi Nakal Bus Akap, 31 Pemudik Diturunkan di Jalur Tol untuk Hindari Penyekatan

Kompas.com - 07/05/2020, 06:13 WIB
Penyekatan di pintu keluar  jalur tol Ngawi. Hindari penyekatan, puluhan pemudik dari Jakarta  jurusan Nganjuk diturunkan di tengah jalur tol di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Aksi nakal awak bus antar provinsi tersebut menurut warga setempat sudah beberapa kali dipergoki warga. KOMPAS.COM/SUKOCOPenyekatan di pintu keluar jalur tol Ngawi. Hindari penyekatan, puluhan pemudik dari Jakarta jurusan Nganjuk diturunkan di tengah jalur tol di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Aksi nakal awak bus antar provinsi tersebut menurut warga setempat sudah beberapa kali dipergoki warga.

NGAWI, KOMPAS. com – Sebanyak 31 orang pemudik dari Jakarta diturunkan oleh awak bus Akap di jalur tol Ngawi. Mereka diturunkan di jalan karena bus menghindari penyekatan oleh petugas di pintu tol. 

Mereka kemudian diamankan warga dan didata oleh Dinkes Kabupaten Ngawi, Jatim. Peristiwa itu terjadi di alur tol tepatnya di Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Ke-31 pemudik dari Jakarta yang diturunkan di tengah jalan tol tersebut sempat diamankan warga karena kedapatan melompat pagar tol.

Baca juga: Sering Dilewati Pemudik, Warga dan Polisi Tutup Jalan Pakai Batu Sungai

Kepala Desa Ngale Yan Teguh mengatakan, kelakuan awak bus Akap itu sudah beberapa kali dipergoki oleh warganya. 

Ia menyayangkan aksi nakal awak bus menurunkan penumpang di jalur tol, karena sama sekali tidak membantu memutus penyebaran Covid-19

"Kami yang memberantas dan mencegah Covid-19. Kalau begini terus membuat repot kami semua pihak desa,” katanya.

Yan Teguh berharap ada tindakan dari aparat kepolisian terhadap ulah nakal awak bus yang nekat menurunkan penumpang di jalur tol. Apalagi aksi ini sudah terjadi beberapa kali.

"Jika melihat dari tiketnya penumpang armada bus sama dengan sebelumnya. Seharusnya ada tindakan misalkan penilangan,” ucapnya.

Baca juga: Wagub Uu: Angkutan Umum Kembali Beroperasi Bisa Hambat PSBB Jabar

Dihubungi secara terpisah, Kepala DInas Kesehatan Kabupaten Ngawi Yudono mengatakan pihaknya melakukan antisipasi dengan melakukan pendataan kepada 31 pemudik tersebut.

“Sudah dilaporkan dari RT ke bidan atau tenaga kesehatan yang punya binaan, dilanjutkan ke surveilans puskesmas dilanjut ke Dinkes,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (06/05/2020) malam.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Harapan F.X. Hadi Rudyatmo untuk Wali Kota Solo yang Baru

Ini Harapan F.X. Hadi Rudyatmo untuk Wali Kota Solo yang Baru

Regional
Cerita Petani Usian75 Tahun Jadi Tersangka karena Tebang Pohon Jati yang Ditanam Sendiri

Cerita Petani Usian75 Tahun Jadi Tersangka karena Tebang Pohon Jati yang Ditanam Sendiri

Regional
Bobby Nasution Resmi Jadi Wali Kota Medan

Bobby Nasution Resmi Jadi Wali Kota Medan

Regional
Usai Dilantik, Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya, Berikan Ponsel ke Penjaga Parkir

Usai Dilantik, Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya, Berikan Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Regional
Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Regional
Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Regional
Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Regional
Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Regional
Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Regional
Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Regional
Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Regional
Derita Kusmiyati, Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Derita Kusmiyati, Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Regional
Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Regional
Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X