Klaster Penyebaran Covid-19 di Kaltim, Terbanyak dari Peserta Ijtima Ulama Gowa

Kompas.com - 06/05/2020, 23:54 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak saat memberi keterangan pers melalui Zoom di Samarinda, Kaltim, Rabu (6/5/2020). IstimewaKepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak saat memberi keterangan pers melalui Zoom di Samarinda, Kaltim, Rabu (6/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Penyebaran Covid-19 di Kalimantan timur umumnya terjadi karena kasus impor dari luar daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak mengatakan, terdapat empat klaster penyebaran Covid-19 yakni, klaster Gowa, Sidang Sinode Tahunan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB), acara komunitas masyarakat tanpa ribah di Bogor Jawa Barat dan klaster KPU di Jakarta.

Baca juga: Di Banten Ada 14 Klaster Penularan Covid-19, Tersebar di Tangerang Raya

Namun, lanjutnya, belakangan ada tambahan klaster baru dari santri Temboro, Magetan, Jawa Timur.

“Ada juga pasien yang terjangkit karena perjalanan sendiri tapi jumlah kasusnya sedikit. Lebih banyak didominasi pasien klaster,” ungkap Andi kepada Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Dari klaster tersebut, kata dia, tingkat positif tertinggi terjadi pada klaster Ijtima Ulama di Gowa sebanyak 122 pasien dari jumlah peserta yang terlacak sebanyak 749 orang.

Baca juga: Ada 9 Klaster Penyebaran Covid-19 di Banyumas, Semua dari Luar Daerah

Sisanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 184 orang, 17 ODP, 13 OTG, 22 orang hasil negatif, 80 masih dalam proses uji laboratorium, serta satu orang dinyatakan sembuh.

“Itu belum termasuk yang kontak erat dengan mereka (peserta Ijtima Ulama),” ungkap dia.

Sementara untuk klaster sidang sinode, masyarakat komunitas anti ribah, dan KPU Jakarta sudah dinyatakan sembuh.

"Klaster terbaru yang kini menjadi perhatian yakni santri di Temboro, Magetan, Jawa Timur," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X