17.003 Buruh di Sumedang Dirumahkan, 1.962 Diputus Kontrak dan 68 Kena PHK

Kompas.com - 06/05/2020, 23:11 WIB
Wabup Sumedang H Erwan Setiawan saat sidak ke pabrik tekstile di kawasan industri Jatinangor, Rabu (6/5/2020). Dok. Humas Pemda Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHWabup Sumedang H Erwan Setiawan saat sidak ke pabrik tekstile di kawasan industri Jatinangor, Rabu (6/5/2020). Dok. Humas Pemda Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Belasan ribu buruh atau karyawan yang berasal dari 31 perusahaan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dirumahkan pada masa sulit pandemi Covid-19 ini.

Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan mengatakan, ada 17.003 buruh/karyawan yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

Rinciannya, sebanyak 14.973 karyawan dari 31 perusahaan dirumahkan.

Baca juga: Buruh Bangunan di Grobogan Positif Covid-19, Sempat Berpindah-pindah Lokasi Pekerjaan

Lalu 68 karyawan dipecat dari 2 perusahaan dan 1.962 karyawan tak diperpanjang kontraknya di 9 perusahaan.

Selain itu, kata Erwan, sudah ada 3 perusahaan yang berhenti produksi dan 5 perusahaan memberlakukan pembagian waktu bekerja.

"Jadi sampai saat ini ada 17.003 karyawan yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Sumedang," ujar Erwan kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Rabu (6/5/2020) malam.

Erwan menuturkan, sejak virus corona mewabah, perusahaan besar khususnya pabrik di wilayah industri Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinangor sudah diingatkan untuk melakukan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk menghindari peristiwa yang terjadi di pabrik Sampoerna, Surabaya, Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumedang juga terus melakukan inspeksi ke perusahaan-perusahaan.

"Kami meminta agar perusahaan yang masih beroperasi untuk melakukan protokol kesehatan secara ketat. Perusahaan juga sudah kami minta untuk melakukan rapid test massal kepada seluruh karyawan," tutur Erwan.

Baca juga: Buruh Bangunan Pulang dari Jakarta Positif Covid-19, Rapid Test Keluarga Reaktif hingga 20 Pegawai RS Isolasi Mandiri

Erwan menyebutkan, rapid test akan dilakukan oleh perusahaan dalam waktu dekat.

"Hari ini, pabrik tekstil Kahatex sudah konfirmasi akan segera melakukan rapid test. Dan, rapid test massal ini kami wajibkan kepada seluruh perusahaan," kata Erwan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Regional
Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Regional
Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Regional
Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Regional
Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Regional
Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Regional
Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Regional
'Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini...'

"Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini..."

Regional
Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Regional
Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Regional
Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Regional
Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Regional
Sepanjang 2020, 3 Aktor KKB di Papua Dilumpuhkan, Ini Rinciannya...

Sepanjang 2020, 3 Aktor KKB di Papua Dilumpuhkan, Ini Rinciannya...

Regional
Mengaku Tertekan Sering Dimaki Kapolres Blitar, Kasat Sabhara Mengundurkan Diri

Mengaku Tertekan Sering Dimaki Kapolres Blitar, Kasat Sabhara Mengundurkan Diri

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif Tetapi Enggan di Swab, Sopir Sembako Terpapar Corona

Hasil Rapid Test Reaktif Tetapi Enggan di Swab, Sopir Sembako Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X