PSBB di Kota Bandung, Pemotor Boleh Boncengan dan Ojol Bisa Bawa Orang

Kompas.com - 06/05/2020, 23:01 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung Oded M Danial

BANDUNG, KOMPAS.com - Kota Bandung terhitung hari ini, Rabu (6/5/2020) hingga 19 Mei 2020, ikut menjadi bagian dari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bersama 26 kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat.

Dalam pelaksanaan PSBB Jawa Barat, Kota Bandung mengubah beberapa aturan yang dinilai menjadi polemik saat diterapkan pada PSBB Bandung Raya, 22 Maret 2020 hingga 5 Mei 2020 lalu.

Aturan baru tersebut dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Rangka Mempercepat Penanganan Covid-19 di Kota Bandung.

Baca juga: Sumbang Penularan Tinggi, 3 Kecamatan di Kota Bandung Diawasi Ketat

 

Beberapa aturan yang berubah adalah pengguna sepeda motor diperbolehkan berboncengan saat melintas di jalan raya asal memiliki alamat yang sama.

"Sekarang boleh (boncengan), karena kemarin sempat jadi polemik," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Rabu (6/5/2020).

Pengecualian tersebut tidak hanya berlaku untuk pengendara kendaraan sepeda motor pribadi roda dua saja, tapi juga untuk ojek online saat ini diperbolehkan tidak hanya mengangkut barang, tetapi juga orang.

Namun demikian, pengemudi ojek online diperbolehkan mengangkut orang dalam rangka melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19 dan kondisi kegawatdaruratan.

Selain itu, jika pada PSBB Bandung Raya toko yang diperbolehkan berjualan hanya dibatasi yang menjual bahan makanan dan kebutuhan pokok, dalam pelaksanaan PSBB kali ini toko bahan bangunan atau material bangunan diperbolehkan untuk berjualan

Namun toko material bahan bangunan dibatasi jam operasionalnya mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dan wajib menerapkan standar kesehatan maksimal serta menjaga jarak antara pedagang dan pembeli.

"Karena banyak warga yang protes juga ketika ada WC yang mampet enggak bisa diperbaiki karena material tutup," ungkapnya.

Kemudian, pengaturan penghentian semua kegiatan sekolah baik sekolah formal maupun nonformal juga berbeda.

Baca juga: Rusa Terancam Jadi Pakan Macan, Kebun Binatang Bandung Didorong Minta Bantuan Pemerintah

 

Pada penerapan PSBB kali ini, dalam Perwal 21 tahun 2020 dicantumkan pemberhentian sementara aktifitas belajar di sekolah agama Islam serta ditambah sekolah keagamaan lainnya.

"Pendidikan keagamaan lainnya dan pendidikan non formal lainnya dihentikan," pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Regional
Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X